Hati-Hati Risiko Penularan Virus Corona Melalui Rongga Mulut, Penularan Covid-19 Makin Ganas

- 19 November 2020, 14:01 WIB
Ilustrasi virus corona Covid-19. /PIXABAY/geralt

GALAMEDIA - Kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin hari terus bertambah. Hingga saat ini belum ada tanda virus ini akan segera terkendali. Secara umum WHO menyatakan 44% total kasus Covis-19 dapat disebabkan oleh penularan orang-orang tidak bergejala (silent spreader).

Dalam survei Nielsen dan UNICEF terbaru, 71% dari 2.000 responden di enam kota besar di Indonesia, mengira bahwa virus corona dapat tertular hanya melalui batuk atau bersin karena virus dapat bersarang di saluran pernafasan.

Informasi akurat dan kredibel bagaikan oksigen yang menyehatkan kita.
Padahal, berbicara atau bernafas melalui mulut tanpa menggunakan masker juga berpotensi menularkan virus corona.

Baca Juga: Tidak ada Bukti Virus Corona Bisa Ditransfer Melalui Makanan, Ini Hasil Risetnya di Dunia

Penularan via mulut
Staf pengajar Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Mora Octavia dalam laman The Conversation mengatakan, selain di saluran pernafasan, beberapa riset menunjukkan virus corona ada di mulut orang terinfeksi.

Beberapa lokasi di rongga mulut memiliki reseptor (ACE-2, CD 147), dan enzim TMPRSS2 tempat menempelnya virus tersebut.

Reseptor adalah struktur protein khusus yang berada dalam membran sel dan dapat menempel pada molekul khusus. Protein ini bertindak seperti pintu masuk ke dalam sel manusia.

Orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus melalui udara yaitu melalui aerosol (droplet mikro) di ruangan tertutup. Virus dapat bertahan tiga jam di udara.

Baca Juga: Terbaru, Perkembangan Vaksin Corona, Sambil Menunggu Laksanakan 3M Dulu

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X