Fakta Mengejutkan Habib Rizieq, Eks Politisi PDIP: Dia Itu Seorang Soekarnois, Islamnya Nasionalis

- 23 November 2020, 15:22 WIB
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. /ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL

GALAMEDIA - Mantan politisi PDIP yang kini berpindah haluan ke Partai Gerindra, KRT Permadi Satrio Wiwoho atau Permadi mengungkap siapa sebenarnya Habib Rizieq Shihab yang belakangan disebut sebagai 'musuh' pemerintah.

Fakta mengejutkan itu disampaikan Permadi saat menjadi narasumber di kanal YouTube milik Jaya Suprana. Permadi dengan blak-blakan mengungkap siapa sebenarnya Habib Rizieq.

Wawancara antara Jaya Suprana dan Permadi memang dilakukan sekitar dua tahun lalu, dan diunggah pada waktu hampir bersamaan. Namun belakangan potongan demi potongan video kembali beredar di media sosial Twitter.

Baca Juga: Spanduk Habib Rizieq Dibakar, Massa Front Pembela Bangsa Tolak Kedatangannya di Jawa Barat

Akun @satriadjenar salah satu yang menyebarkan kembali video tersebut. Ia memberi caption "Permadi, S.H. Bicara Tentang Habib Rizieq Shihab". Video itu memuat pernyataan Permadi tentang sosok Imam Besar Front Pembela Islam (FPI).

Dalam kisahnya, Permadi menyebut pernah diundang datang ke rumah Habib Rizieq di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat ia datang, tiba-tiba terdengar suara adzan.

"Habib Rizieq kan dikenal begitu ganasnya, itu bayangan orang. Tetapi kalau ketemu saya beda. Saya dirangkul. Saya disuruh main ke rumahnya. Saya pakai seperti ini, pakai blankon pakai kejawen terus tamu-tamu lain datang dan waktunya shalat," cerita Permadi, seperti video yang dikutip Galamedia, Senin 23 November 2020.

Baca Juga: Anjing Kesayangan di Balik Nama Pangeran George Mati, Publik Inggris Hibur Pangeran William dan Kate

"Habib Rizieq mengatakan kepada saya, 'maaf Pak Permadi, kita mau shalat berjemaah. Saya tahu Pak Permadi enggak shalat, tunggu di kamar pribadi saya. Pak Permadi ditemani salah satu santri saya sampai nanti selesai kita bicara'," begitu kata Habib Rizieq seperti ditirukan Permadi.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X