Edhy Prabowo Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Ali Mochtar Ngabalin: Saya Terharu

- 26 November 2020, 10:46 WIB
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. / /ANTARA


GALAMEDIA - Suara Ali Mochtar Ngabalin terbata-bata saat bercerita detik-detik kronologi Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dicegat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Rabu 25 November 2020 dini hari.

Saat itu Edhy bersama rombongan pejabat tinggi lain di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru tiba usai sepekan melakukan lawatan kerja di Hawaii, Amerika Serikat (AS).

Ngabalin pun ada dalam rombongan tersebut. Dia adalah anggota Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik KKP.

Itu jabatan lain Ngabalin di luar posisinya sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP).

Baca Juga: Polisi Nyatakan Ada Dugaan Tindak Pidana pada Acara Habib Rizieq di Megamendung

Cerita itu diungkapkan Ngabalin dalam acara Mata Najwa yang disiarkan langsung Trans7, Rabu 25 November 2020 malam menyoal ramai pencokokan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

"Saya hanya mau mastikan, suara Anda terharu ini menahan tangis atau apa? Karena saya tidak bisa melihat langsung Anda. Anda sedang terharu ini?," Tanya Najwa.

"Iya. Saya terharu," jawab Ngabalin dengan suara terbata-bata.

Kepada Najwa, Ngabalin yang mengaku tidak tahu menahu kasus yang tengah menjerat Edhy, menyatakan bahwa dirinya bertanggung jawab menemani sahabatnya itu.

Menurut dia, itu adalah komitmen persahabatan dengan tidak meninggalkan teman yang tengah berada dalam kesulitan.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X