Tampol Pemerintah, Habib Rizieq: Satu Lawan Cerdas Lebih Baik dari Sejuta Kawan Bermental Penjilat

- 27 November 2020, 20:46 WIB
Habib Rizieq Shihab. //Tangkapan layar Youtube.com/Front TV. /


GALAMEDIA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab hadir pada acara peluncuran buku Pemikiran Sang Revolusioner karya Syahganda Nainggolan melalui rekaman suara.

Peluncuran buku ini dihadiri pula Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo.

Rekaman itu diperdengarkan oleh Ketua FPI DKI Jakarta Muhsin Alatas. Habib Rizieq meminta Syahganda dan dua petinggi KAMI lainnya dibebaskan dari penjara.

"Saran saya kepada pemerintah agar bebaskan semua tahanan politik, ajak mereka diskusi, ajak mereka berdebat sehat, suruh mereka semua kritisi segala kebijakan pemerintah yang menurut mereka membahayakan bangsa," kata Habib Rizieq dalam peluncuran buku yang digelar virtual, Jumat 27 November 2020.

Baca Juga: Nasib Liga 1 di Tangan Polisi, PT LIB Berharap Desember Ada Titik Terang

Habib Rizieq menyarankan pemerintah menjadikan orang-orang kritis sebagai lawan tanding atau sparing partner.

Habib Rizieq meminta pemerintah tak melulu memenjarakan orang-orang kritis.

Pemerintah diminta untuk mengajak diskusi kelompok yang berseberangan. Cara itu, kata Habib Rizieq, lebih baik untuk memperbaiki kinerja pemerintah.

"Satu lawan yang cerdas berakal sehat lebih baik dari sejuta kawan yang bodoh dan bermental penjilat. Karena melalui lawan cerdas berakal sehat, rezim penguasa bisa mendeteksi kelemahan diri," ujar Habib Rizieq.

Dalam kesempatan itu Gatot Nurmantyo mengaku sempat mengajukan penangguhan penahanan bagi tiga petinggi KAMI yang terjerat kasus ujaran kebencian.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X