Bima Arya Terus Tekan RS UMMI, Dirut Akhirnya Akui Kelemahan

- 29 November 2020, 20:12 WIB
Bima Arya dan RS UMMI Bogor menggelar konferensi pers terkait hasil Swab Test Habib Rizieq yang saat sedang dilakukan MER-C.* /Chris Dale


GALAMEDIA - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menilai prosedur penanganan virus Corona (Covid-19) di Rumah Sakit UMMI Bogor, saat menangani Habib Rizieq Shihab tidak sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.

"Kami melihat bahwa ada hal yang tidak jelas terkait dengan proses dan prosedur penanganan Covid-19 di RS UMMI Kota Bogor yang tidak sesuai dengan aturan," kata Bima dalam keterangan dari Humas Pemkot Bogor, Minggu 29 November 2020.

Bima lantas menyinggung beberapa aturan yang dilanggar oleh RS Ummi terkait penanganan virus Corona.

Bima menyebutkan, salah satu aturan yang dilanggar antara lain mengenai Surat Keputusan (SK) tentang penetapan rumah sakit (RS) rujukan pasien virus Corona.

Baca Juga: MER-C Ngabek Berat! Kirim Habib Rizieq ke RS untuk Istirahat Malah Direcoki Bima Arya Cs

Aturan itu, Bima menyebutkan, menegaskan bahwa tiap RS yang dijadikan sebagai rujukan pasien virus corona harus menyampaikan laporan secara berkala kepada Pemkot dan Satgas Kota Bogor.

"Itu harus menyampaikan laporan secara berkala atau setiap ditemukan kasus suspek, sekali lagi suspek Covid-19 dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kota Bogor," kata Bima.

Habib Rizieq Shihab tiba di Indonesia. (dok)
Habib Rizieq Shihab tiba di Indonesia. (dok)

Selain itu, Bima juga membantah bila persoalan terkait Habib Rizieq Shihab memiliki keterkaitan dengan hal-hal politis.

Ia juga membantah bila pihak Pemkot Bogor berusaha melakukan intervensi terhadap RS UMMI terkait perawatan Habib Rizieq belakangan ini.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X