Sebut Susi Pudjiastuti Keliru, Adik Prabowo Subianto: Banyak Budidaya Nelayan Miskin Tutup

- 4 Desember 2020, 18:12 WIB
Kolase Tangkap Layar Hashim Djojohadikusumo Buka Suara Pada Awak Media /Instagram @hotmanparisofficial

GALAMEDIA - Adik Prabowo Subianto Hashim Djojohadikusumo menyatakan kebijakan eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melarang ekspor benih lobster itu hal yang keliru.

Menurutnya, Indonesia akan menjadi negara terkuat untuk produk kelautan apabila ekspor benur lobster bisa dilakukan.

"Jadi melihat hal itu banyak orang bilang Indonesia itu berpotensi superpower produk kelautan. Kita yang besar, bukan Vietnam! Kebijakan menteri lama ini keliru," ujar ayah dari Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ini didampingi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dalam acara konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat 4 Desember 2020.

Baca Juga: Edhy Prabowo Diciduk Saat Gerindra Dapat Anugerah Partai Terbersih, Hashim: Saya Akan Awasi Kader!

Sehubungan hal itu, pihaknya meminta Edhy Prabowo saat itu menjabat Menteri KKP menggantikan Susi untuk membuka keran ekspor benih lobster.

"Menteri baru setelah susi ini kebetulan dari partai Gerindra. Maka saya ajukan, ketemu lah sama Edhy. Dan saya usulkan, berikan lah izin sebanyak banyaknya, buka saja sampai 100 usaha pun buka saja. Pasalnya pak Prabowo tak mau monopoli dan Partai Gerindra enggak mau monopoli," ungkap dia.

Baca Juga: Hashim Ungkap Reaksi Pertama Prabowo Subianto Saat Edhy Prabowo Terjaring OTT KPK

Kemudian, lanjut dia, kebijakan Susi itu membuat rugi banyak nelayan kecil. Di mana selain ekspor benih lobster, menurutnya yang juga jadi andalan adalah ekspor teripang.

"Maka itu yang dirugikan kebanyakan nelayan. Banyak nelayan miskin itu ditutup budidaya. Seperti di Jawa Barat, NTT, NTB, itu keliru. Dan saya setuju ekspor lobster, dan juga teripang," jelasnya.***

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X