Menpan RB Tjahjo Kumolo Rekrut 1 Juta PPPK, Tahun 2021 Gaji Pokok PNS Tak Mungkin Naik

- 28 Desember 2020, 20:32 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo /Instagram/@im_polites

GALAMEDIA - Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bakal menambah jumlah pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah instansi pemerintahan.

Penambahan itu dilakukan pada 2021 mendatang melalui rekrutmen ASN.

Hal tersebut diungkapkan Menpan RB Tjahjo Kumolo pada peluncuran Wakaf Uang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama, di Jakarta, Senin 28 Desember 2020.

Ia menyebutkan, pemerintah akan menambahkan 1 juta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru, 260.000 tenaga medis yang terdiri atas dokter, perawat dan bidan, dan 100-an tenaga penyuluhan.

Baca Juga: Ketua PBNU Prof M Nuh: Sejatinya Bangsa Indonesia Bangsa Dermawan, Bukan Pelit-awan

Penambahan jumlah guru, tenaga kesehatan dan penyuluhan menjadi pertimbangan karena karena Sumber Daya Manusia (SDM) di tiga instansi ini dinilai masih kurang.

"Kita ada 4,2 juta (PNS), tahun depan kita akan tambah lagi, 1 juta pegawai PPPK untuk guru, karena kita masih kurang guru, 260.000 mulai dokter, perawat dan bidan, masih ada 100-an masih berkaitan dengan tenaga-tenaga penyuluhan. Mudah mudahan lewat perencanaan rekrutmen," ujar Tjahjo, Senin (28/12/2020).

Penambahan jumlah PNS juga akan diikuti dengan perbaikan atau peningkatan tunjangannya. Sementara itu, saat ini, mencapai 4,2 juta orang yang tersebar di semua instansi pemerintahan.

Baca Juga: PNS Kian Dimanja Tahun 2021, THR dan Gaji Ke-13 PNS Tanpa Potongan!

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X