Intruksi Kapolda pada Bawahannya, Tindak Tegas Pelanggar Prokes pada Malam Tahun Baru

- 29 Desember 2020, 14:06 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri saat memberikan keterangan di Mapolda Jabar, Senin 30 November 2020. /Galamedianews/Remy Suryadie


GALAMEDIA - Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri menegaskan telah mengintruksikan jajarannya mulai dari Polrestabes, Polresta, Polres hingga Polsek di wilayah hukum Polda Jabar untuk menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan pada malam pergantian tahun baru 2020. Pasalnya, perayaan malam pergantian tahun baru berpotensi menjadi ajang penyebaran Covid-19. 

"Kebijakan sangat jelas sekali, malam tahun baru dilarang untuk melakukan perayaan baik di hotel, cafe, tempat-tempat hiburan," tegas Dofiri kepada wartawan saat rilis akhir tahun 2020 di Mapolda Jabar, Selasa 29 Desember 2020. 

Masih dikatakannya, selain melarang merayakan malam pergantian tahun baru secara berkerumun. Ia pun menegaskan, penggunaan kembang api pun tidak diperbolehkan pada malam pergantian tahun baru. 

Baca Juga: Jadwal hingga Kategori Penerima Vaksi Covid-19 Sudah Terbit, Ini Penjelasannya

"Termasuk penggunaan kembang api dan petasan, Intruksi kapolri sudah jelas kembang api petasan tidak boleh," ujarnya. 

Larangan tersebut bukan tanpa alasan. Dofiri menjelaskan, pandemi Covid-19 belum dinyatakan berakhir. Perayaan malam pergantian tahun dapat berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19. 

"Kerumunan artinya penyebaran Covid-19 bisa menyebar pada saat malam tahun baru itu," ungkap Dofiri. 

Baca Juga: Peralatan Tradisional yang Mulai Terpinggirkan Dalam Pemanfaatannya

Lebih lanjut, Dofiri mengimbau kepada masyarakat lebih baik merayakan malam tahun baru dirumah saja. Misalnya, melakukan syukuran keluarga kecil sebagai bentuk rasa syukur masih diberikan kesehatan oleh Tuhan ditengah Pandemi Covid-19. 

"Syukur-syukur bisa berdoa dan intropeksi evaluasi diri di rumah masing-masing saat malam tahun baru. Akan jauh lebih baik," pungkasnya. 

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X