Bebas Selundupkan Narkoba, Turis Israel Sebut Dubai Jadi Tempat Prostitusi Terbesar di Dunia

- 6 Januari 2021, 12:17 WIB
Pemandangan Kota Dubai, Uni Emirat Arab. /Twiiter/@__S3s/

GALAMEDIA - Wisatawan asal Israel yang baru pulang dari Uni Emirat Arab (UEA) mengungkapkan pengalamannya di Dubai soal kehidupan malam dan seks.

Dubai digambarkan sebagai Las Vegas di Timur Tengah. Khususnya terkait praktik prostitusi dan perdagangan seks yang tidak sesuai dengan ajaran negara Muslim Arab.

Sejak resmi menjalin hubungan diplomatik, UEA membolehkan warga Israel memasuki negaranya.

Baik UEA maupun Israel telah menandatangani perjanjian soal penerbangan langsung dan perjalanan bebas visa, bersamaan dengan kesepakatan soal perlindungan investasi, sains dan teknologi.

Laporan menunjukkan bahwa 8.000 warga Israel melakukan perjalanan ke Dubai untuk merayakan Tahun Baru.

Baca Juga: WHO Kecewa Terhadap China Terkait Asal Usul Virus Corona

Mereka dilaporkan membawa ganja dan mariyuana ke UEA, meskipun undang-undang narkoba diberlakukan ketat di sana.

Salah seorang warga Israel yang mengaku menyelundupkan narkoba ke Dubai mengatakan kepada media Israel Channel 12 bahwa dia tidak khawatir akan ditangkap.

"Yang kami lakukan hanyalah menyelundupkan ganja dan mariyuana untuk merayakan (Malam Tahun Baru) dan mabuk," ujarnya seperti dilaporkan Middle East Monitor, Selasa 5 Januari 2021.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X