Lama Tak Muncul, Gatot Nurmantyo Tiba-tiba Ungkap Soal Pengkhianat di Sekitar Pemimpin Negara

- 12 Januari 2021, 20:54 WIB
Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia Gatot Nurmantyo. /Instagram/@nurmantyo_gatot

GALAMEDIA - Lama tak muncul dihadapan publik, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo tiba-tiba mengungkapkan perbedaan antara pengkhianat dan patriot di sekitar pemimpin negara.

Disebutkan, pengkhianat bekerja dengan terus berupaya membenarkan kebijakan pemerintah.

Meskipun pemimpinnya membuat keputusan yang cenderung mengakibatkan kehancuran negara.

Sementara patriot adalah orang yang setia kepada bangsa dan negara dengan memberikan masukan kepada pemimpin negara apapun resikonya.

Baca Juga: Soal Calon Kapolri, Komisi III DPR RI: Kami Enggak Penting Siapa Orangnya

Pernyataan itu disampaikan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam acara konferensi pers bertajuk Tatapan Indonesia 2021.

Gatot Nurmantyo mengatakan, yang disebut pengkhianat bangsa adalah orang yang di sekeliling pemimpin negara tetapi ikut menjerumuskan negara dengan membenarkan kebijakan pemimpin meskipun salah.

"Menurut saya yang namanya pengkhianat bangsa adalah orang yang di sekeliling pemimpin negara dimana pemimpin negara mengambil keputusan-keputusan yang mengakibatkan bangsa itu menurun atau hancur tapi sekelilingnya memberikan data-data serta membenarkan kebijakan-kebijakan pemimpin negara itu. Sehingga bangsa itu akan hancur," katanya di acara konferensi pers bertajuk 'Tatapan Indonesia 2021' lewat aplikasi zoom, Selasa 12 Januari 2021.

Baca Juga: Keluarkan Peringatan Dini, Presidium KAMI Nyatakan Negara dan Bangsa Indonesia dalam Kondisi Bahaya

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X