Bubarkan FPI, Mahfud MD Ngaku Siap Tanggung Jawab di Hadapan Tuhan

- 13 Januari 2021, 21:21 WIB
Mahfud MD siap mempertanggungjawabkan perbuatannya membubarkan FPI di hadapan Tuhan. /Youtube/Deddy Corbuzier


GALAMEDIA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD bercerita soal pembubaran Front Pembela Islam (FPI) saat berbincang-bincang dengan Deddy Corbuzier dalam video podcast youtube, dikutip Rabu 13 Januari 2021.

Perbincangan dimulai ketika Deddy Corbuzier menanyakan soal matinya organisai massa FPI. “FPI RIP, Rest in Peace?” tanya Deddy.

Mendapat pertanyaan itu, Mahfud menyatakan sejatinya FPI mati dengan sendirinya. Soalnya tidak memperpanjang surat keterangan terdaftar (SKT) sebagai Ormas yang berakhir sejak 20 Juni 2021.

Dikatakan, Hal tersebut karena pihak FPI tidak mau menyesuaikan AD/ART mereka dengan Undang-undang baru dan Perpu tahun 2017.

Baca Juga: Yusuf Leonard Henuk Mencuat Usai Serang SBY dan AHY, Abdullah Rasyid Temukan Akunnya Ikut Akun Porno

“Iya betul. Sebenarnya dia RIP-nya, RIP sendiri sih secara hukum, menurut Undang-undang, Ormas yang mau mempunyai surat keterangan terdaftar (SKT) atau berbadan hukum, harus mendaftar kepada pemerintah,” terang Mahfud MD.

“Setiap pendaftaran itu diberi waktu 5 tahun. Nah SKT dia ini berakhir pada 20 Juni 2019, dia mau memperpanjang tetapi ada tuntutan kalau mau memperpanjang harus menyesuaikan Undang-undang baru dan Perpu tahun 2017,” lanjutnya.

Kemudian, Mahfud menyebut pihak FPI tetap ngotot berpedoman dengan AD/ART lama sehingga pemerintah tidak memberikan izin.

“Nah, disitu dia enggak mau memperbaharui, pokoknya mau tetep AD/ART lama, kita enggak kasihkan itu,” tutur Mahfud.

Baca Juga: Dukung Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri, Ketua MPR RI Sebut Rajin Silaturahmi dengan Ulama

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X