Kawasan Puncak Banjir Bandang, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Masih Terjadi hingga 3 Hari ke Depan

- 19 Januari 2021, 17:32 WIB
Banjir Bandang Kabupaten Bogor. Bagunan masjid yang berdiri kokoh jadi tempat berlindung warga di sekitar lokasi banjir bandang Bogor pada Selasa, 19 Januari 2021. /Foto: PMJ News/Instagram BPBD Kabupaten Bogor


GALAMEDIA - Curah hujan ekstrem di wilayah Kabupaten Bogor jadi penyebab banjir bandang di Perkebunan Teh Gunung Mas Kampung Rawa Dulang Desa Tugu Selatan, Cisarua.

BMKG mengingatkan Potensi hujan di kawasan tersebut terjadi hingga 3 hari ke depan.

"Curah hujan dengan intensitas ekstrem tercatat pada Pos Hujan Gn Mas Puncak sebesar 107,5 mm, yaitu hujan sangat lebat," kata Kepala Stasiun Klimatologi Bogor Abdul Mutholib dalam rilis yang diterima di Jakarta, Selasa, 19 Januari 2021.

Baca Juga: Gubernur Ridwan Kamil Sebut Warga Kabupaten Tasikmalaya Paling Tidak Patuh Pakai Masker

Sedangkan dari pos pengamatan Naringgul Puncak, tercatat curah hujan sebesar 112 mm (hujan sangat lebat).

Berdasarkan pantauan citra radar, tampak terjadi pergerakan awan hujan dari arah barat hingga barat laut ke wilayah Cisarua, Bogor dalam durasi yang lama dan bersifat terus menerus dari siang hingga dini hari, yakni pukul 10.46-05.00 WIB.

Kondisi curah hujan yang cukup tinggi tersebut berpotensi memicu luapan air sungai dan mengakibatkan banjir di sekitar daerah aliran sungai.

Baca Juga: Wakil Bupati Bandung Terpilih Sahrul Gunawan Jalani Isolasi Mandiri, Ada apa ya?

BMKG seperti dilansirkan Antara, memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat masih terdeteksi hingga tiga hari ke depan di wilayah Perkebunan Teh Gunung Mas Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Banjir bandang terjadi di Cisarua Kabupaten Bogor dan sekitarnya pada Selasa (19/1) mengakibatkan pohon tumbang dan menutup akses jalan warga, sehingga lokasi kejadian banjir bandang menjadi terisolasi.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X