Anggota Garda Nasional Terima Pesan Mencurigakan Jelang Pelantikan Joe Biden, Begini Nasibnya

- 20 Januari 2021, 21:46 WIB
Jelang pelantikan Presiden AS Joe Biden, Garda Nasional melakukan penjagaan di Washington DC. Sebanyak 12 anggota Garda Nasional dibebastugaskan. /Instagram/@us.nationalguard/

GALAMEDIA - Sebanyak 12 anggota pasukan Garda Nasional telah dibebastugaskan untuk mengawal pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, Rabu, 20 Januari 2021.

Mereka tidak lolos pemeriksaan rekam jejak yang dilakukan oleh Biro Investigasi Federal (FBI) bersama militer sejak akhir minggu lalu.

Menurut Departemen Pertahanan AS, salah satu pemeriksaan yang dilakukan adalah mencari hubungan antara anggota Garda Nasional dengan kelompok ekstremis atau sayap kanan ekstrem.

Baca Juga: Tiga Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Berhasil Teridentifikasi, Ini Nama-namanya

Namun, pemeriksaan itu juga mendalami risiko keamanan lainnya, kata juru bicara Departemen Pertahanan AS.

Salah satu anggota Garda Nasional dibebastugaskan karena ia terbukti memiliki pesan singkat yang mencurigakan.

Sementara itu, anggota lainnya tidak lolos pemeriksaan karena ada laporan terhadap dirinya, kata Kepala Biro Garda Nasional AS, Jenderal Angkatan Darat Daniel Hokanson.

"Kami bertindak cepat dan segera membebaskan mereka dari tugas menjaga Capitol serta acara-acara yang akan berlangsung di tempat tersebut," kata juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman. Pentagon merupakan julukan Departemen Pertahanan AS, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Kasus Kerumunan Raffi Ahmad Sudah Masuk Tahap Gelar Perkara, Begini Hasilnya

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X