Bermula dari Rocky Gerung hingga Ancam Pukuli Andi Arief di Depan Anak Istri, Politisi PDIP Dipolisikan Besok

- 16 Februari 2021, 18:01 WIB
Politisi Partai Demokrat, Andi Arief.
Politisi Partai Demokrat, Andi Arief. /Twitter.com/@Andiarief__

GALAMEDIA - Politisi PDI Perjuangan Henry Yosodinigrat diduga telah melakukan ancaman kekerasan terhadap politisi partai Demokrat Andi Arief.

Dari uraian kronologis dugaan ancaman kekerasan Henry Yosodiningrat kepada Andi Arief, Selasa 16 Februari 2021, awal mula ancaman ini timbul usai Rocky Gerung melontarkan ucapan "Presiden Jokowi tidak paham Pancasila".

Pernyataan Rocky itu kemudian dilaporkan Henry Yoso ke Bareskrim Polri. Ia menilai Rocky telah menghina Presiden Jokowi.

Namun laporan Henry ditolak Bareskrim Polri dengan alasan tidak punya legal standing untuk melaporkan hal itu.

Setelah ditolaknya laporannya, Henry kemudian memberikan pernyataan kepada media. Ia khawatir orang Lampung akan membacok Rocky Gerung--karena ia menganggap ditolaknya laporan ini membuat Rocky Gerung akan besar kepala.  

Baca Juga: Resep Mie Ayam Bangka yang Yummy dan Bikin Ketagihan  

Lantas, politisi partai Demokrat Andi Arief yang mengetahui rencana Hendry Yoso melaporkan Rocky Gerung dan melihat fakta hukum laporannya tidak diterima kemudian mencuit pada akun Twitter pribadinya yang intinya bahwa saat ini fraksi otot di PDIP menyingkirkan fraksi otak.

Singkatnya, pada tanggal 9 Desember 2019 terjadi pertemuan silaturahmi antara masyarakat Lampung perantauan di kediaman Zulkifli Hasan yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua MPR.

Henry turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X