Dana Pekerja Aman, APINDO Bela BPJAMSOSTEK Atas Dugaan Korupsi

- 23 Februari 2021, 12:00 WIB
 Ketua Umum APINDO Hariyadi B Sukamdani (tengah) saat Press conferent atas dugaan korupsi dana BPJAMSOSTEK, di Jakarta, belum lama ini.
Ketua Umum APINDO Hariyadi B Sukamdani (tengah) saat Press conferent atas dugaan korupsi dana BPJAMSOSTEK, di Jakarta, belum lama ini. /dokumentasi pribadi

GALAMEDIA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) kini akhirnya buka suara terkait penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terhadap BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK), atas tuduhan korupsi.

Ketua Umum APINDO Hariyadi B Sukamdani, menanggapi isu tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya selalu memantau perkembangan kasus yang terjadi belakangan ini.

BPJAMSOSTEK telah memberikan klarifikasi dan menghubungi APINDO secara langsung untuk mengkonfirmasi atas isu yang merebak belakangan ini. Kami dari APINDO meminta pada BPJAMSOSTEK untuk mengikuti saja proses hukum yang berjalan dalam kasus tersebut,” katanya melalui siaran perss yang diterima Galamedianews, Selasa, 23 Februari 2021.

Dirinya juga berharap Kejagung bisa bekerja secara profesional, objektif dan tanpa intervensi dari pihak manapun dalam hal menyelesaikan penyidikan kasus yang merebak ini.

Baca Juga: Bantah Isu Gagal Nikah, Aurel Hermansyah Akui Atta Halilintar Tak Bahas Pernikahan

Hariyadi juga menambahkan, BPJAMSOSTEK juga memberikan klarifikasi terkait Unrealized Loss (penurunan nilai investasi) yang terjadi pada periode Agustus-September 2020, yang hampir mendekati nilai Rp 43 triliun.  Namun, berjalannya waktu dengan membaiknya IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) dengan pengelolaan investasi yang baik dan cermat, nilai tersebut turun dan di Januari 2021 kini menjadi Rp 14 triliun.

“Tentunya, kami sangat memahami betul bahwa Unrealized Loss yang terjadi tersebut bukan merupakan kerugian yang dialami oleh BPJAMSOSTEK, tetapi karena kualitas aset investasi yang dimiliki BPJAMSOSTEK merupakan kategori LQ45 atau saham yang memiliki fundamental baik,” paparnya.

Pihaknya juga pernah menjadi Komisaris dan Anggota Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK, katanya, jadi sangat paham betul betapa rigid regulasi pengelolaan dana investasi yang menjadi pedomannya,, baik dari regulasi eksternal maupun internal.

Baca Juga: Beberkan Bukti Ancaman Pembunuhan, Keluarga dan Manager Amanda Manopo Siap Tempuh Jalur Hukum

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X