Meminta Tolong dan Maaf ke 'Pengkhianat' Partai Demokrat, Ibas: Adu Domba Hanya Ada di Lapangan Domba

- 27 Februari 2021, 16:51 WIB
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono. /Instagram.com/@ibasyudhoyono/


GALAMEDIA - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas meminta agar kelompok yang mendorong dirinya sebagai Ketua Umum dalam Kongres Luar Biasa (KLB) tidak mengadu domba dirinya dengan kakaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Seperti diketahui, Organisasi Sayap Partai Demokrat, Kader Muda Demokrat (KMD) mendorong digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) agar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mundur dari jabatan Ketua Umum.

Mereka mengusulkan dua nama pengganti AHY, yakni Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan Wakil Ketua Umum Demokrat Ibas.

"Jangan diadu-adu antara saya dengan Mas AHY yang juga kakak saya sendiri," cuit Ibas pada akun Twitter pribadinya @Edhie_Baskoro, Sabtu, 27 Februari 2021.

Baca Juga: Mengenang Duel Setan Merah, Manchester United vs AC Milan: Rossoneri Unggul 4 Berbanding 1

Ketua Fraksi Demokrat di DPR RI itu menegaskan dirinya bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) seluruh Indonesia menyatakan komitmen setia terhadap kepemimpinan AHY.

Berbagai gerakan yang ingin melengserkan AHY bakal dilawan.

"Jajaran pengurus Partai Demokrat pusat dan daerah, termasuk saya, kompak dan bersatu untuk hadapi GKPD yang sah. Kami juga Setia & Mendukung penuh Ketua Umum AHY," tandasnya.

Baca Juga: Sebut Presiden Jokowi Tak Punya Niatan Baik Bangun Papua, Filep Wamafma: Cabut Kebijakan Soal Miras!

"Ucapan Terima Kasih atas 'GOOD WORDS out there' tapi, Mohon Maaf, tolong jangan adu domba saya ya. Dulu saya pernah bilang kalau adu domba hanya ada di lapangan domba. Jadi, Jangan di-'spin' isyu & diadu-adu antara saya dengan Mas AHY. InsyaAllah PD Solid, Setia & Waspada semua," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X