Ungkap Alasan PSI Terus Recoki Anies Baswedan, Komisaris Ancol Malah Kasih Petunjuk Buat Dikritik

- 1 Maret 2021, 21:05 WIB
Komisaris Ancol, Geisz Chalifah bersama juru bicara DPP PSI Faldo Maldini saat berbincang dengan Karni Ilyas.
Komisaris Ancol, Geisz Chalifah bersama juru bicara DPP PSI Faldo Maldini saat berbincang dengan Karni Ilyas. /Tangkapan layar Karni Ilyas Club./

Kemudian, percepatan area-area pemakaman di Jakarta sangat perlu karena sejak zaman Gubernur Fauzi Bowo sudah kurang.

Baca Juga: Beberkan Alasannya, Menkeu Sri Mulyani, 'Kalau Mau Beli Mobil, Sekarang Aja'

Dan tidak adanya ruang-ruang olahraga di Jakarta, padahal dahulu di Jakarta memiliki sejumlah lapangan sepak bola seperti di Kebon Kosong, Kebon Baru, Kompleks Kodam Cempaka Putih.

"Yang paling vital soal pipanisasi air bersih, krtik oleh PSI, saya bukan hanya membela, saya akan tambahkan malah. Ayo agar mereka mempercepat janji kampanyenya," tegasnya.

Di kesempatan yang yang sama, juru bicara DPP PSI, Faldo Maldini mengatakan pernyataan Anies yang sempat viral untuk mengatasi persoalan banjir Jakarta yakni air yang jatuh tidak dibuang ke laut, melainkan dialirkan ke tanah. Artinya, treatment yang dilakukan Anies yaitu membangun sumur resapan.

"Targetnya luar biasa 100 ribu sumur resapan, tapi sayang sekali baru 1.000 dan itu kalau dipersentasekan cuma 1 persen," jelas Faldo yang merupakan pendukung Anies pada Pilkada DKI 2017.

Baca Juga: Wah Keren! Mahasiswa ITB Berhasil Ciptakan Alat Pendeteksi Stres, Berikut Mekanisme Kerjanya

Namun demikian, Faldo mengapresiasi upaya Anies yang telah membangun banyak waduk.

Namun, lanjut dia, membangun waduk belum tentu menjadi solusi paling epik atau fundamental untuk mengatasi banjir di Jakarta.

"Memang Pak Anies punya legacy membangun waduk, saya tidak mau terjebak antara Ahok normalisasi, dan Pak Anies naturalisasi. Pak Anies punya legacy untuk bangun waduk, kita harus akui itu," katanya.***

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X