Diserang Penyakit, Siasati Merugi Lebih Besar Petani Udang Di Cikalong Panen Lebih Awal

- 2 Maret 2021, 19:32 WIB
Pembudidaya udang di wilayah Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, alami kerugian akibat diserang wabah penyakit. / Septian Danardi

GALAMEDIA - Pembudidaya Udang Vamnamaei alami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Dikarenakan, tambak yang sudah dijalankan untuk budidaya udang di wilayah pantai selatan Tasikmalaya itu diserang hama penyakit.

Para pembudidaya Udang Vannamei di pantai Selatan Tasikmalaya, utamanya di wilayah Kecamatan Cikalong, pada panen kali ini dinilai gagal. Bahkan udang siap panen yang mati mencapai lima puluh persenya.

Dampak dari mewabahya penyakit yang menyerang tambak udang tersebut, pendapatan para petani tambak udang turun drastis. Itu terjadi karena tingkat kematian udang di kolam sangat tinggi.

Petani tambak udang di Desa Sinangjaya, Kecamatan Cikalong Ajat Sudrajat mengungkapkan, pada musim tanam sekarang ini semua kolam di wilayah Cikalong diserang wabah.

Wabah penyakit yang terjadi saat ini, yakni penyakit ekor merah dan udang mati saat usia muda atau kematian dini. Tingkat kematian di kolam udang yang dikelola mencapai angka 50 persen.

Baca Juga: Jokowi Cabut Legalisasi Miras, Ferdinand Hutahaean Tiba-tiba Teringat Konflik di Yaman hingga Libya

"Kami para petani semuanya menelan kerugian yang lumayan besar karena wabah yang menyerang udang. Semua petani tambak udang di Kecamatan Cikalong ini terkena dampak penyakit," katanya, Selasa 2 Maret 2021.

Dikatakanya, tingkat kematian udang yang terjadi pada musim budidaya kali ini sangat tinggi. Pihaknya juga sudah melaporkan perihal wabah ini ke pihak Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya.

"Semoga saja ada upaya penanggulangan dari pihak Dinas. Kematian udang terjadi sejak dini, usia 35, 40 hari, kematian sampai 70 persen dan kami para petani rugi sampai ratusan juta rupiah," katanya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X