Sukseskan Vaksinasi Covid-19, Ratusan Prajurit Denma Brigif 13/Galuh Disuntik Vaksin

- 4 Maret 2021, 16:49 WIB
Upaya pencegahan penyebaran covid 19, Ratusan prajurit Brigif 13/Galuh divaksinasi. /Septian Danardi
 
GALAMEDIA - Sebagai upaya turut menyukseskan program vaksinasi nasional, sebanyak 250 personel dari Denma Brigif Raider 13/Galuh mengikuti vaksinasi pada tahap pertama yang dilaksanakan di Aula Mabrigif Raider 13/Galuh, Tasikmalaya, Kamis (4/3/2021).

Anggota Denma Brigif Raider 13/Galuh menjadi sasaran vaksin tahap pertama lantaran tergolong dalam profesi yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Baik ikut dalam mensosialisasikan dan melakukan penegakan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Sehingga vaksinasi ditargetkan pada seluruh anggota TNI khususnya Denma Brigif Raider 13/Galuh.

W.S. Komandan Detasemen Markas Brigif Raider 13/Galuh Mayor Inf Joko Nugroho, S. T. menyebutkan, Pentingnya vaksinasi bagi anggota prajurit yaitu untuk membuat system kekebalan tubuh prajurit dari virus dan bakteri, serta mendukung program pemerintah dalam mengatasi wabah Covid–19 yang saat ini sedang terjadi.

 
Baca Juga: Survei Elektabilitas Cagub DKI Jakarta, NSN: Risma berada di Posisi Teratas, Anies Sebagai Incumbent Lemah

Menurutnya, sebagai seorang TNI agar memiliki tubuh yang sehat dan prima, vaksinasi sangatlah penting dilaksanakan, karena bertujuan untuk membuat system kekebalan tubuh agar dapat mengenali dan melawan virus.

"Serta bakteri penyebab infeksi pada diri kita, dengan itu kita bisa membantu pemerintah baik dalam menjaga keutuhan negara maupun melayani masyarakat dalam penanganan Covid–19 agar negara bisa maju,” kata Joko, yang juga sebagai salah satu pasukan yang divaksin.

Karumkitban Tk. IV Rumah Sakit Galunggung Kota Tasikmalaya, dr. Yayu Amalia didampingi Peltu Dede Junaedi menyampaikan, proses vaksinasi dibagi dalam lima tahap yaitu tensi, pendaftaran, screening, vaksinator dan observasi.

 
Baca Juga: KPK Soal Kasus Nurdin Abdullah: Masyarakat Jangan Terpengaruh Penggiringan Opini

Anggota yang belum memenuhi syarat vaksin akan terdeteksi di meja screening dan diberi keterangan untuk menunda ataupun tak dapat mengikuti vaksinasi.

“Peserta akan diberikan warna kartu, jika memenuhi syarat diberi kartu hijau, jika ditunda sementara misal ada penyakit penyerta yang memerlukan pengobatan diberikan kartu warna kuning, dan apabila sama sekali tidak memenuhi syarat memiliki komorbid seperti penyakit jantung diberi warna merah," ujarnya.

Sementara itu, lanjut Yayu, untuk hasil screening anggota Denma Brigif Raider 13/Galuh ini sendiri, semua bisa melaksanakan penyuntikan vaksinnya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X