Soroti Kebijakan Menag Yaqut Soal Doa Lintas Agama, MUI: Haram Mengamini Doa Orang Beda Agama

- 8 April 2021, 15:09 WIB
Ketua MUI pusat, KH Cholil Nafis. /Instagram.com/@cholilnafis/

GALAMEDIA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis turut menanggapi perihal kebijakan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengajukan gagasan terkait pembacaan doa lintas agama dalam setiap acara yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Hal tersebut pun mendapatkan tanggapan dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis.

Baca Juga: Ormas Ini Berani Bubarkan hingga Sebut Kuda Lumping Musyrik, Muannas Alaidid: Kuda Lumping Warisan Budaya, MUI

Baca Juga: 44 Tahun Dikuasai Yayasan Milik Keluarga Soeharto, Pemerintah Kini Resmi Ambil Alih Pengelolaan TMII

Cholil Nafis menyampaikan bahwa masalahnya sederhana yakni soal baca doa.

"Masalahnya sederhana soal baca doa," ujar Cholil Nafis dilansir Galamedia dari akun Twitter @cholilnafis, Kamis, 8 April 2021.

Cholil Nafis menuturkan pembacaan doa dipimpin berdasarkan mayoritas agama di sebuah tempat.

Baca Juga: Sambut Ramadhan Fitri Carlina Rilis Single Religi, Berikut Lirik Lengkapnya

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X