Mendadak Inginkan KPK Bubar, Gus Umar: Kadang Bagus Tapi Kadang Gak Jelas, Bebani Rakyat!

- 8 April 2021, 18:45 WIB
Mendadak Inginkan KPK Bubar, Gus Umar: Kadang Bagus Tapi Kadang Gak Jelas, Bebani Rakyat! //Twitter/@KPK_RI

GALAMEDIA - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan atau biasa disapa Gus Umar mendadak memberikan pernyataan terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia menyarankan agar lembaga anti rasuah itu untuk bubar daripada membebani rakyat. Bahkan ia menilai bahwa KPK kadang bagus, tetapi kadang juga tidak jelas.

"Gak aneh wong BLBI sj keluar SP3 nya. KPK kadang bagus tapi kadang Gak jelas. Mending bubar saja deh daripada jadi beban rakyat. Harun Masiku mana
@KPK_RI?," ujarnya dalam cuitan di Twitter @UmarChelsea75 Kamis, 8 April 2021.

Bukan tanpa alasan, pernyataan itu muncul menyusul temuan KPK yang dapati salah satu pegawainya mencuri barang sitaan berupa emas sebanyak 1,9 Kg dan akhirnya diberhentikan.

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberhentikan secara tidak hormat pegawai berinisial IGAS karena terbukti mencuri barang bukti berupa emas sebesar 1.900 gram.

Baca Juga: Tak Disangka! 5 Negara Ini Ternyata Mempelajari Bahasa Indonesia, Mulai dari Sekolah Dasar hingga Universitas

Emas tersebut merupakan barang rampasan dari terpidana kasus korupsi mantan pejabat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo.

"Majelis memutuskan bahwa yang bersangkutan perlu dijatuhi hukuman berat yaitu memberhentikan dengan tidak hormat," ucap Ketua Majelis, Tumpak Hatorangan Panggabean dalam jumpa pers di kantornya, Kamis, 8 April 2021.

Diketahui bahwa IGAS merupakan anggota Satuan Petugas KPK yang memang memiliki ranah pekerjaan terhadap pengelolaan barang bukti hasil rampasan korupsi.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya

Sumber: Twitter


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X