Takut Sama Jokowi, Nadiem Berlindung ke Megawati, Refly: Bisa Jadi yang Mengincar Itu Muhammadiyah

- 22 April 2021, 07:01 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. /Instagram.com/@nadiemmakarim/

GALAMEDIA – Pakar Hukum Tata Negara sekaligus pengamat politik, Refly Harun menyoroti perihal manuver politik yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Manuver politik tersebut dapat dibuktikan dengan keberadaan unggahan foto pertemuan Nadiem Makarim dengan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri.

Melihat fenomena tersebut, Refly Harun menyebut, persoalan Nadiem Makarim tentunya erat kaitannya dengan prestasi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara keseluruhan.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 22 April 2021: Nino Syok Dengar Kesaksian Pak Chandra, Al Muter Otak Cegah Andin Ikut

“Kalau kita bicara Nadiem Makarim, sebenernya kita bicara mengenai prestasi pemerintahan Jokowi secara keseluruhan. Dari sana kita akan mendapatkan jawabannya yaitu hanya sekedar mengganti Nadiem atau ada hal yang lebih substantif sehingga program-program Kementerian akan berhasil,” ujar Refly Harun yang dikutip Galamedia dari kanal Youtube Refly Harun, Kamis 22 April 2021.

Refly Harun menilai bahwa jawaban tersebut merupakan sesuatu yang penting agar publik tidak sepenuhnya menyalahkan Nadiem Makarim, tetapi akar permasalahannya. Meskipun demikian, Refly Harun menyebut kinerja Nadiem Makarim turut memberi andil terhadap akar permasalahan tersebut.

“Yang harus kita lihat adalah kalau ini hanya sekedar dijadikan alat untuk merebut kursi Mendikbud yang sekarang akan bergabung Menristek (Menteri Riset dan Teknologi), maka kita tidak akan memecahkan persoalan yang ada,” ungkap Refly Harun.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 22 April 2021 Masalah Baru, Elsa Muntah-muntah, Elsa Hamil?  

“Tapi kalau kita melihat ini sebagai sebuah kelemahan dari Nadiem Makarim, maka kita harap akan ada sosok yang mengatasi kelemahan itu dalam jangka waktu 3,5 tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi,” tambahnya.

Menurutnya, hal tersebut mungkin mengandung sebuah harapan besar sepanjang Presiden Jokowi sendiri memiliki dukungan.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X