Lakukan Dishcarge Well Sumur Wayang Windu, Masyarakat Pangalengan Diminta Tetap Tenang dan Tak Perlu Khawatir

- 22 April 2021, 17:30 WIB
Lakukan Dishcarge Well Sumur Wayang Windu, Masyarakat Pangalengan Diminta Tetap Tenang dan Tak Perlu Khawatir
Lakukan Dishcarge Well Sumur Wayang Windu, Masyarakat Pangalengan Diminta Tetap Tenang dan Tak Perlu Khawatir /Kiki Kurnia

Rian mengatakan uji produksi sumur ini mengeluarkan bunyi yang keras karena yang dialirkan adalah fluida yang memiliki tekanan melewati alat berupa bejana uap berbentuk seperti cerobong yang dinamakan separator. Ketika aliran fluida yang keluar ke luar dari alat berbentuk cerobong itu mengeluarkan bunyi, dan bunyi ini menjadi keras diakibatkan besarnya fluida yang mengalir dan besarnya tekanan fluida yang dihasilkan.

"Peristiwa ini di analogikan sama seperti knalpot kendaraan bermotor yang mengeluarkan suara saat pembakaran," katanya.

Dijelaskannya pula, uap yang dikeluarkan saat dilakukan uji produksi atau discharge sumur sama seperti uap yang dihasilkan pada cooling tower yang ada pada unit pembangkitan listrik (power plant).

Uap yang keluar ini sebenarnya adalah uap air yang terbentuk akibat air yang terpanaskan dalam perut bumi. Uap air yang dihasilkan bahkan sangat baik sebagai salah satu sumber terbentuknya titik-titik air pada awan yang dapat menghasilkan hujan.

Baca Juga: Kian Memanas, Oma Hetty Blak-blakan Sebut Permasalahan Nathalie dan Sule Karena Ini

"Jadi sekali lagi kami jelaskan bahwa uap yang dihasilkan tidak berbahaya," tandasnya.

Rian mengakui, hal yang paling sulit untuk meminimalkan dampak adalah kebisingan yang terjadi, namun upaya pengukuran tingkat kebisingan wajib dilakukan untuk meminimalkan dampak kerusakan pendengaran baik ada para pekerja perusahaan ataupun pada masyarakat sekitar area lokasi sumur.

Dari pengukuran yang dilakukan dapat dipastikan bahwa area sumur yg melewati lebih dari 200 meter dari area sumur memiliki tingkat kebisingan kurang dari 86 db, dimana pada ambang kebisingan ini manusia dapat melakukan aktivitas aman selama 8 jam terus menerus.

Baca Juga: Tak Peduli Gelar Top Score, Ezra Siap Bobol Gawang Persija

"Kami dari pihak SE biasanya memberikan bantuan ear plug atau penutup telinga pada para pekerja perusahaan dan pada para petani seputar area MBE pad agar dampak kebisingan yang dihasilkan dapat berkurang," katanya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X