Politisi Terkenal: Presiden Nyatakan Revisi UU KPK Tapi Terlihat Gimmick, KPK Justru Semakin Lemah

- 4 Mei 2021, 12:45 WIB
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera /Instagram Mardani Ali Sera/

GALAMEDIA – Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan uji materi (judicial review) mengenai Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pembacaan dilakukan MK hari ini, Selasa, 4 Mei 2021. Menanggapi hal ini, politisi PKS, Mardani Ali Sera membuat beberapa cuitan melalui akun Twitter @MardaniAliSera.

Menurut Mardani meskipun presiden sudah menyatakan revisi UU KPK beberapa kali tapi itu semua terlihat gimmick karena KPK justru mengalami krisis.

Baca Juga: Politikus Ternama: 70 Tak Lolos Tes KPK adalah Malapetaka bagi Indonesia dan Lebih Baik Novel Baswedan Mundur

“Bismillah, hari ini MK akan membaca putusan konstitusionalitasnya terhadap UU KPK. Beberapa kali presiden menyatakan revisi UU KPK untuk menekankan aspek pencegahan, tapi terlihat gimmick karena kita liat saat ini @KPK_RI justru mengalami krisis,” tulisnya.

Krisis ini kata Mardani dapat dilihat dari serangkaian peristiwa yang terjadi.

“Terlihat dari serangkaian peristiwa yg KPK alami, menghentikan kasus BLBI, pencurian barang bukti emas 1,9 KG, sampai kasus dugaan suap penyidik KPK. Ada krisis integritas disini, banyaknya pegawai yg berhenti maupun mundur jg memperlihatkan ada yg tidak beres di internal KPK,” kata Mardani.

Baca Juga: Sebut Firli Bahuri Diduga Dalang Dibalik Pembusukan di KPK, Bambang Widjojanto: Ampun Ya Illahi

Apalagi saat ini ada isu penyingkiran penyidik senior KPK dan ini membuat KPK semakin terbelit krisis.

Halaman:

Editor: Mia Fahrani

Sumber: Twitter


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X