Jelang Lebaran, Otin KPM BPNT Menjerit Mengetahui Saldonya Ada Yang Nyuri

- 7 Mei 2021, 19:41 WIB
Otin (50) warga Kampung Lamping, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, Garut Jawa Barat, harus rela saldo dalam kartu KPM Mandiri raib selama dua bulan.
Otin (50) warga Kampung Lamping, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, Garut Jawa Barat, harus rela saldo dalam kartu KPM Mandiri raib selama dua bulan. /Robi Taufik Akbar/Galamedia/


GALAMEDIA - Otin (50) warga Kampung Lamping, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang juga salah satu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) harus menelan pil pahit.

Soalnya, saldo yang sudah diberikan oleh Kementrian Sosial (Kemensos) melalu Bank Mandiri raib ada yang melakukan penggesekan diluar sepengetahuannya.

Otin sendiri mengetahui saldonya sudah yang mencairkan selama dua bulan, setelah melakukan konsultasi pada pihak Bank Mandiri Kecamatan Limbangan. Sontak, langsung menangis dan berkata teganya hak masyarakat kecil ada yang nyuri.

"Saldo yang dua bulan, saat ditanyakan sudah ada yang mencairkan oleh orang lain. Terangna saatos dongkap ka Bank," ujar Otin, Jumat, 7 Mei 2021.

Baca Juga: Segera Tayang! Link Streaming Ikatan Cinta Jumat, 7 Mei 2021: Aldebaran Ungkap Rahasia, Elsa Ketakutan

Dikatakan Otin, baru sekarang dia memegang kartu program sembako. Sebelumnya, kartu tersebut kerap dipegang oleh pihak RW, termasuk selama satu minggu kartu dipegang oleh Agen Rina.

"Sebelumnya kartu dipegang oleh RW, dan selama satu minggu juga di pegang oleh pihak Agen," ucapnya.

Selain Otin, ada empat warga lainnya yang nasibnya sama kartunya tidak ada saldo. Ironisnya lagi bantuan Presiden RI Joko Widodo yang penyalurannya melalui Kemensos, di bawah tidak tepat waktu.

Baca Juga: Riuh Toleran dan Intoleran, Gus Mis: Semoga Umat Makin Cerdas Memilih Penceramah

"Saya meminta pada Pak Presiden dan Kemensos, tolong kami rakyat kecil yang tidak punya sangat membutuhkan bantuan itu. Saya yakin kalau dari pemerintah bantuan tersebut sampai, tetapi dibawah terjadi seperti ini," pintanya.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X