Rombongan WNA Asal China Masuk RI di Masa Larangan Mudik, Dirjen Imigrasi: Sudah Peroleh Rekomendasi

- 7 Mei 2021, 22:24 WIB
Berdar video rombongan diduga WNA China tiba di bandara Soekarno Hatta
Berdar video rombongan diduga WNA China tiba di bandara Soekarno Hatta /Instagram @smart.gram

GALAMEDIA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI mengatakan warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia selama pandemi Covid-19 hanya untuk kepentingan esensial saja.

"Kedatangan para WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk tujuan esensial, seperti bekerja di proyek strategis nasional, objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut," kata Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting di Jakarta, Jumat, 7 Mei 2021.

Terkait dengan kedatangan WNA China ke Indonesia, Kemenkumham menyampaikan bahwa mereka telah memperoleh rekomendasi dari instansi terkait dan akan bekerja di proyek strategis nasional, bukan untuk tujuan wisata.

Baca Juga: Pegawai KPK Ditanya 'Bersedia Lepas Jilbab?', Gus Nadir: Tak Ada Kaitan dengan Wawasan Kebangsaan

Hingga saat ini, larangan masih berlaku untuk WNA yang ingin berkunjung ke Tanah Air dengan tujuan wisata.

Pemerintah juga telah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan serta visa on arrival (VoA) sejak awal Maret 2020 untuk mencegah lonjakan penyebaran Covid-19.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh WNA asal China yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta sudah memenuhi aturan keimigrasian dan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Nasib Kasus Besar Seperti Bansos di Tangan 75 Orang yang Tidak Lolos TWK, Laode: Kalau Hilang Diganti Siapa?

Aturan yang dimaksud Jhoni adalah Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, dan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X