Menyerang Menara Al-Jalaa di Gaza, Organisasi Media Akan Tuntut Israel

- 18 Mei 2021, 12:07 WIB
Serangan bom di menara Al-Jalaa oleh Israel. Twitter/@KyhanChase/
Serangan bom di menara Al-Jalaa oleh Israel. Twitter/@KyhanChase/ /

GALAMEDIA - Sebelumnya diketahui bahwa pasukan Israel menghancurkan bangunan di Gaza dengan dalih telah diduduki Hamas sebagai kantor intelijen militer.

Terkait hal tersebut, Amnesty International dan Pengawas Media Reporters Without Borders pun bersuara.

Ternyata, gedung tersebut merupakan tempat tinggal, kantor dan organisasi media, termasuk Al Jazeera dan The Associated Press.

Baca Juga: Ingin Lolos Seleksi CPNS 2021? Terapkan 8 Strategi Sukses Lolos Tes CPNS, Nomor 7 dan 8 Paling Penting!

Amnesty International dan Pengawas Media Reporters Without Borders pun meminta Pengadilan Kriminal Internasional untuk menyelidiki pemboman yang dilakukan Israel.

Selain itu, editor top AP menyerukan penyelidikan independen Amerika Serikat atas serangan tersebut.

Reporters Without Borders yang berbasis di Paris atau RSF juga menyampaikan  sebuah surat kepada Kepala Jaksa Pengadilan bahwa kantor dengan 23 organisasi media internasional dan lokal telah dihancurkan dalam waktu enam hari terakhir oleh pasukan Israel.

RSF mengatakan bahwa Israel memiliki alasan kuat untuk percaya bahwa penargetan organisasi media yang disengaja oleh militer Israel.

Selain itu, penghancuran peralatan mereka secara sengaja dapat melanggar salah satu undang-undang pengadilan.

Baca Juga: Tak Henti Gempur Palestina! Simak Perbandingan Kekuatan Militer Israel vs Indonesia, Kita Lebih Unggul?

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X