AHY Sebut Partai Demokrat Masuki Fase Kebangkitan Usai Insiden Kudeta oleh Moeldoko

- 3 Juni 2021, 12:40 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono bersama istri dan jajaran pengurus lainnya bersilaturahmi dengan petani, dalam safari politik di wilayah Jawa Barat./dok.Partai Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono bersama istri dan jajaran pengurus lainnya bersilaturahmi dengan petani, dalam safari politik di wilayah Jawa Barat./dok.Partai Demokrat /

GALAMEDIA - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan, partainya telah memasuki fase kebangkitan setelah mengalami insiden kudeta oleh Moeldoko cs.

Ia juga memastikan, apa yang terjadi memberikan dampak positif bagi Partai Demokrat di bawah kepemimpinannya, sehingga berpengaruh terhadap elektabilitas.

Meski begitu, AHY menyatakan dirinya akan terus mengkonsolidasi Partai Demokrat di tingkat daerah agar elektabilitas tetap terjaga bahkan meningkat.

"Apa yang kita lalui, prahara ada yang mau berupaya untuk mengambil alih kepemimpinan Demokrat yang sah tentu kita patut bersyukur dan benar-benar mengambil pelajaran berharga," terang AHY di sela safari politik ke daerah Jawa Barat, Kamis 3 Juni 2021.

Baca Juga: Pembangunan Sudah 74 Persen, Kereta Cepat Jakarta Bandung Ditarget Beroperasi Tahun 2022

Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyatakan, insiden kudeta yang dilakukan Moeldoko cs berdampak terhadap partainya. AHY pun mengambil hikmah dari semua peristiwa tersebut.

"Hikmahnya selama tiga bulan kurang lebih kita berjuang melawan kezaliman. Alhamdulilah kita lulus ujian sekaligus menunjukan bahwa Demokrat itu Insya Allah konsisten memperjuangnkan apa yang menjadi milik kita," terang dia.

Lebih lanjut AHY memastikan, elektabilitas Partai Demokrat dalam kondisi meningkat. Namun, ia tetap meminta seluruh pengurus, kader dan simpatisan di daerah untuk tetap menjaga soliditas.

AHY menginstruksikan hal itu guna mengantisipasi insiden kudeta kembali terjadi menjelang suksesi 2024.

Baca Juga: Bocor ke Media, Pimpinan KPK Tak Akan Cabut SK Pembebastugasan 75 Pegawai

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X