Tingkatkan Literasi Anak Melalui Lomba Vlog, Atalia Ridwan Kamil Apresiasi Inisiatif Dispusipda Jabar

- 11 Juni 2021, 15:50 WIB
Bunda Literasi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil saat memberikan hadiah pemenang lomba vlog literasi tingkat SD/ MI se-Jabar di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jabar, Kota Bandung, Jumat (11/6/2021). (Foto: Pipin/Biro Adpim Jabar)
Bunda Literasi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil saat memberikan hadiah pemenang lomba vlog literasi tingkat SD/ MI se-Jabar di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jabar, Kota Bandung, Jumat (11/6/2021). (Foto: Pipin/Biro Adpim Jabar) /

GALAMEDIA - Bunda Literasi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil mengapresiasi penyelenggaraan lomba video blog atau vlog literasi tingkat SD/MI se-Jabar. Menurutnya, lomba tersebut menjadi terobosan baru dalam meningkatkan minat literasi.

Hal itu dikatakan Atalia usai memberikan hadiah pemenang lomba vlog literasi tingkat SD/ MI se-Jabar di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jabar, Kota Bandung, Jumat, 11 Juni 2021. 

"Literasi tidak sesempit hanya membaca, tapi seni melihat kata dan dunia, apa yang mereka lihat dan rasakan itu juga literasi," kata Atalia.

Lomba yang diinisiasi oleh Dispusipda Jabar dan menjadi bagian dari program Candil (Maca Dina Digital Library) tersebut diikuti oleh 140 peserta yang sudah terseleksi dari 67 SD/MI se-Jabar.

Baca Juga: Punya Klub Sepak Bola, Atta Halilintar Kena Sentil PSSI, AHHA PS Pati Tak Diakui Federasi

Enam karya terbaik dipilih dewan juri dengan pemenang pertama diraih oleh Airra Adzka Suryadireja dari SD Negeri Kalijaga Permai Cirebon. Siswi kelas VI ini membuat vlog mengenai sejarah Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang dibangun oleh Sunan Gunung Jati.

Atalia mengungkapkan, saat ini minat baca anak muda masih terbilang cukup rendah karena kesulitan akses ke perpustakaan ditambah minimnya ketertarikan.

Karena itu pemanfaatan teknologi menjadi sebuah solusi. Selain mudah diakses, kecenderungan anak menggunakan gadget meningkat, terutama di masa pandemi COVID-19.

"Banyak yang mengeluh ke saya sekarang ke perpustakaan susah, banyak yang tutup dan dibatasi, karena itu inovasi harus terus dilakukan. Salah satunya dengan teknologi yang sangat disukai oleh anak-anak terlebih di masa pandemi ini," ucapnya.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X