Bahaya! Varian Covid Delta Kini Jadi Dominan di Dunia, WHO: Sedang dalam Perjalanan, Penularan Tinggi

- 19 Juni 2021, 13:43 WIB
Ilustrasi penyebaran strain virus Corona varian Delta kini mendominasi kasus Covid-19.
Ilustrasi penyebaran strain virus Corona varian Delta kini mendominasi kasus Covid-19. /pixabay.com/12222786

GALAMEDIA - Masyarakat diimbau untuk semakin waspada terhadap varian Covid-19 Delta.

Saat ini, varian yang awalnya muncul di India, menjadi varian dominan secara global. Hal itu ditegaskan kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Soumya Swaminathan,, Jumat, 18 Juni 2021.

Swaminathan juga menyuarakan kekecewaan atas kegagalan calon vaksin CureVac dalam uji coba untuk memenuhi standar kemanjuran WHO.

Terlebih saat varian yang sangat menular meningkatkan kebutuhan vaksin baru dan ampuh.

Baca Juga: Sebut M Qodari Hilang Akal hingga Berani Menjerumuskan Jokowi, Tokoh Papua: Kok Semua Diam?

Inggris melaporkan lonjakan tajam infeksi varian Delta. Sementara pejabat senior kesehatan masyarakat Jerman memprediksikan varian Delta akan dengan cepat menjadi varian dominan di sana meski tingkat vaksinasi tinggi.

Pemerintah Rusia menyalahkan lonjakan kasus Covid-19 pada keraguan vaksinasi dan "nihilisme" setelah rekor infeksi baru di Moskow, kebanyakan varian Delta baru, mengipasi kekhawatiran gelombang ketiga.

"Varian Delta sedang dalam perjalanan menuju varian dominan secara global sebab penularannya yang sangat tinggi," kata Swaminathan saat konferensi pers, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Kota Bogor Berlakukan Ganjil-Genap Nomor Kendaraan, Tak Seusai Langsung 'Dipukul Balik'

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X