Ridwan Kamil Siap Sulap Hotel dan Apartemen Jadi Rumah Sakit Darurat Pasien Covid-19

- 21 Juni 2021, 20:09 WIB
 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. / Pipin/Biro Adpim Jabar/

 

GALAMEDIA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat siap mengonversi sejumlah hotel dan apartemen menjadi tempat isolasi pasien Covid-19, termasuk menyiapkan rumah sakit darurat dan tenda-tenda militer.

Konversi tersebut bakal dieksekusi jika peningkatan kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 di sebuah rumah sudah berada di angka 60 persen.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Rapat Komite Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Gedung Pakuan, Jln. Otista, Kota Bandung, Senin, 21 Juni 2021.

"Maka sekarang dipersiapkan mengonversi hotel, apartemen sebagai tempat isolasi dan rumah sakit darurat dalam bentuk tenda militer di lahan TNI dan Polri yang sudah dikoordinasikan untuk hal tersebut," kata Emil, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Ketua Umum DPP LDII: Rakyat Indonesia Harus Memiliki Wawasan Kebangsaan

Ia mengungkapkan, tingkat keterisian atau Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar masih terus mengalami peningkatan. Bahkan, berdasarkan data terakhir, BOR rata-rata sudah mencapai 84 persen.

Untuk mengantisipasi semakin menipisnya BOR tersebut, Emil telah menginstruksikan setiap rumah sakit untuk meningkatkan jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19 hingga 30 persen dari total tempat tidur yang tersedia.
Jika pasien Covid-19 terus berjatuhan, maka pihaknya meminta jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19 terus ditingkatkan hingga 60 persen dari total tempat tidur yang tersedia di setiap rumah sakit.

"Kalau 30 persen penuh, tolong dinaikan ke 40 persen. Begitu juga jika 40 persen sudah penuh, maka tolong dinaikkan ke 60 persen untuk setiap rumah sakit," ucapnya.

Dikatakan Emil, langkah antisipasi itu harus dilakukan karena ia sudah mendapatkan laporan hadirnya Covid-19 varian delta di Jawa Barat.
Dikatakannya, varian baru B1617 yang telah mengakibatkan sistem kesehatan di India memburuk dan kolaps tersebut terdekteksi menjangkiti pasien Covid-19 di Karawang dan Depok.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X