Kabar Gembira! Anies Baswedan Ungkap RS di Jakarta Mulai Kosong: Pasien Bisa Langsung Masuk ke IGD

- 27 Juli 2021, 09:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/M. Risyal Hidayat/Antara
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/M. Risyal Hidayat/Antara /

GALAMEDIA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menyampaikan informasi terkini terkait penanganan Covid-19 di Tanah Air, khususnya Jakarta.
Ia mengatakan tidak ada lagi antrean pasien untuk masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di banyak rumah sakit (RS).

Anies memaparkan, saat awal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, tingkat kepadatan (keterisian) RS atau BOR di Jakarta untuk isolasi dan ICU berkisar antara 90 – 95 persen.

Terkini, per Senin, 26 Juli 2021, BOR turun untuk isolasi sekotar 73 persen dan ICU 89 persen. Selanjutnya Wisma Atlet kini sekitar 50 persen.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 27 Juli 2021 di Pegadaian: Antam dan UBS Turun Harga Lagi, 1 Gram Antam Hanya Rp975.000

Sehingga, kata Anies, pasien bisa langsung masuk ke IGD di berbagai RS. Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin, 26 Juli 2021.

“Nah sekarang ini selasar-selasar IGD sudah kosong, pasien sudah bisa langsung masuk ke IGD, di dalam IGD-nya juga hanya beberapa orang pasien, dan situasi ini terlihat di banyak rumah sakit di Jakarta,” katanya.

Selain itu, Gubernur satu ini juga menjelaskan, kasus aktif bisa ditekan dari 113.000 kini hanya 52.000 orang.

Sama halnya dengan positivity rate yang awalnya mencapai 45 persen dan kini hanya 24 persen per minggu. Kendati demikian angka tersebut masih jauh dari standar World Health Organization (WHO), yakni 5 persen.

Baca Juga: Makna Asmaul Husna: Al Wakil, Al Qowiy, Al Matin, Yaa Allah Kuatkan Kami dalam Menghadapi Cobaan dan Ujian

Berikutnya proses vaksinasi di Jakarta juga sudah mencapai 7.1 juta vaksinasi dosis pertama. Angka tersebut sudah memenuhi 80 persen target vaksinasi akhir Agustus.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X