Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Taliban-Afghanistan, Ahli: Waspada, Dia Masih Teroris Internasional!

- 22 Agustus 2021, 15:25 WIB
Ali Ngabalin
Ali Ngabalin /Instagram/@ngabalin/

GALAMEDIA -  Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin turut memberikan tanggapan terkait polemik yang terjadi di Afganistan yang akhirnya berhasil dikuasai oleh kelompok Taliban.

Melalui akun Twitter pribadinya @AliNgabalinNew, Tenaga Ahli Utama KSP tersebut mengimbau masyarakat agar jangan sampai terprovokasi dengan pernyataan bahwa kelompok Taliban sudah berubah.

Tak berhenti disitu, Ali Mochtar Ngabalin juga mengimbau masyarakat selalu waspada, karena saat ini kita semua masih konsentrasi dalam penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Dijuluki 'Rocker Alim' dan Jadi Pembuka Konser The Chainsmokers, Ini Sosok Dibalik Wonderland Indonesia

"Jangan terprovokasi dengan pernyataan orang bahwa Taliban sudah berubah. Tetap full waspada, kita konsentrasi urusan dalam negeri, pandemi belum kelar bro," kata Ali Mochtar Ngabalin dilansir Galamedia dari akun Twitter @AliNgabaliNew pada Minggu, 22 Agustus 2021.

Dalam unggahan yang sama, Ali Ngabalin juga nampak mengungkapkan rasa syukurnya karena pemerintah berhasil mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dan staf Kedutaaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dari Afghanistan.

"Syukur 26 WNI dan staf KBRI and family sudah tiba dengan selamat di Tanah Air, Deplu dan TNI thanks," ujar Ali Mochtar Ngabalin.

Sementara itu, dilansir Galamedia dari salura YouTube Serbet Ngabalin, Ali Mochtar Ngabalin lantas menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak bisa memenuhi desakan sejumlah pihak terkait sikap atas apa yang terjadi di Afghanistan.

Baca Juga: Terungkap! Bukan Karena Ledakan, Polres Metro Depok Beberkan Penyebab Tragedi Mal Margo City Depok

"Pemerintah tidak bisa memenuhi apa yang kalian minta. Beberapa pihak ada yang mendesak pemerintah agar Republik Indonesia punya sikap atas apa yang terjadi di Afghanistan," tutur Ali Mochtar Ngabalin.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network