Perpunas Berikan Apresiasi Berupa Penghargaan Tertinggi Nugra Jasdharma Pustaloka

- 15 September 2021, 19:44 WIB
Perpunas Berikan Apresiasi Berupa Penghargaan Tertinggi Nugra Jasdharma Pustaloka
Perpunas Berikan Apresiasi Berupa Penghargaan Tertinggi Nugra Jasdharma Pustaloka /RIo Ryzki Batee/Galamedia/

GALAMEDIA - Pengembangan perpustakaan membutuhkan insan yang cakap, tangguh, dan andal. Dari tangan-tangan mereka, daya jangkau kebermanfaatan perpustakaan dan literasi tersebar hingga ke pelosok negeri.

Melihat capaian hasil, segala kerja keras dan semangat yang ditunjukkan, Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) secara khusus memberikan apresiasi berupa penghargaan tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka.

Nugra Jasadharma Pustaloka adalah penghargaan kepada insan yang mendedikasikan upaya pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan serta upaya yang konsisten menumbuhkembangkan budaya kegemaran membaca dan literasi di Indonesia.

Penyerahan penghargaan dikemas dalam Gemilang Perpustakaan Nasional, yang tahun ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan yang jatuh pada 14 September dan Bulan Gemar Membaca.

Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando mengatakan bahwa saat ini peran pemerintah daerah terhadap pengembangan perpustakaan semakin kuat. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Baca Juga: Presiden Resmikan Pembangunan Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar Asia Tenggara di Jawa Barat

"Kami yakin akan kontribusi dari pemerintah daerah, untuk memiliki kebijakan dalam meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia. Di mana parameter literasi saat ini adalah kemampuan menciptakan barang dan jasa yang bermutu yang bisa dipakai dalam kompetisi global," ungkapnya pada Gemilang Perpustakaan Nasional Tahun 2021 yang digelar secara hybrid, Selasa, 14 September 2021.

Maka dari itu, Perpusnas wajib merumuskan kebijakan di bidang perpustakaan. Sebagaimana mengacu pada visi Presiden Joko Widodo tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024.

"Karena kita tahu bahwa hanya ada tiga hal yang menentukan majunya suatu negara, yang pertama adalah visinya jauh ke depan, yang kedua strateginya, dan yang ketiga eksekusinya. Tanpa visi, tanpa strategi, tanpa eksekusi kita akan terus terbelakang. Sehingga diperlukan pemahaman yang sama tentang literasi," jelasnya.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X