Yusril Sebut Tanpa Dirinya SBY Tak Bisa Maju Pilpres 2004, Demokrat: Memang Songong, Harusnya Bersyukur!

- 28 September 2021, 19:59 WIB
Politisi partai Demokrat Cipta Panca Laksana. /Facebook.com/Cipta Panca Laksana.
Politisi partai Demokrat Cipta Panca Laksana. /Facebook.com/Cipta Panca Laksana. /


GALAMEDIA - Polemik Partai Demokrat hingga saat ini masih menjadi perhatian masyarakat lantaran 4 mantan kader Partai tersebut menggandeng pengacara Yusril Ihza Mahendra.

Dalam keterangan tertulis menyebutkan bahwa Yusril Ihza Mahendra akan mendampingi mantan para mantan kader Demokrat dalam menggugat AD/ART.

Empat orang yang dibantu oleh Yusril adalah para kader Partai Demokrat yang telah dipecat oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lantaran hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumut.

Sebagaimana diketahui, KLB tersebut diadakan untuk mengkudeta Partai Demokrat dan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umumnya.

Nama Yusril Ihza Mahendra kian disorot setelah melontarkan pendapat yang dinilai keliru oleh Refly Harun.

Baca Juga: Megawati Wanti-wanti Gibran Rakabuming: Surakarta Jangan Sampai Tenggelam

Dalam sebuah potongan video Refly Harun yang beredar di Twitter menyebutkan bahwa Yusril Ihza Mahendra mungkin keliru jika menyebutkan tanpa Partai Bulan Bintang (PBB), SBY tidak bisa maju ke Pilpres 2004.

"Saya tidak tahu hitungannya Yusril ketika mengatakan kalau tidak ada tandatangan PBB, SBY tidak akan mungkin menjadi presiden. Saya kira keliru, lupa ya," kata Refly Harun dikutip Galamedia dari Twitter @panca66.

Padahal, menurut Refly Harun, SBY tetap bisa maju meskipun tanpa dukungan PBB karena porsi Partai Demokrat lebih besar dari PBB.

Refly Harun juga menjelaskan, walaupun ada Presidential Threshold pada Pilpres 2004 namun pemilihan presiden menggunakan pasal peralihan.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X