Mobilitas Warga Bakal Kembali Diperketat, Begini Penjelasan Menko PMK

- 18 November 2021, 16:57 WIB
Ilustrasi penyekatan pada masa PPKM.
Ilustrasi penyekatan pada masa PPKM. /Dally Kardilan/Galamedia/

 

GALAMEDIA - Di masa libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III di seluruh wilayah di tanah air.

Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan mobilitas warga akan diperketat selama penerapan PPKM level 3 se-Indonesia di masa libur Natal dan tahun baru.

Meski begitu, ia mengatakan, tak ada penyekatan selama masa pemberlakuan kebijakan tersebut.

"Mobilitas tentu saja akan diperketat, terutama dalam kaitannya dengan protokol kesehatan, termasuk swab antigen mungkin juga ada yang perlu masih PCR, kemudian vaksin terutama mereka yang akan bepergian. Tapi intinya sesuai arahan bapak presiden tidak ada penyekatan," kata Muhadjir kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 18 November 2021.

Sehubungan hal itu, ia meminta agar masyarakat tidak bepergian selama libur Natal dan tahun baru.

Baca Juga: Sebut Penangkapan Ustadz Farid Okbah oleh Densus 88 Tak Jelas, MS Kaban: Umumkan Teroris yang Sebenarnya!

"Tetapi kita imbau kita serukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak bepergian kecuali untuk tujuan-tujuan primer. Lebih baik mulai sekarang mendesain, merencanakan kegiatan menyongsong libur Nataru yang bersifat keluarga saja tapi nyamannya, gembiranya tetap terjaga," katanya.

Ia pun akan berkoordinasi dengan para tokoh agama mengenai pembatasan selama libur Natal dan tahun baru. Pemerintah ingin pembatasan tersebut tidak mengganggu kekhidmatan masyarakat dalam melaksanakan ibadah.

"Begitu juga kaitannya dengan mereka yang akan merayakan dan melaksanakan ibadah Natal, itu juga akan begitu. Kami akan berkonsultasi dengan tokoh-tokoh agama baik itu dari Katolik, saya sudah berkontak dengan Bapak Kardinal. Kemudian juga tokoh-tokoh dari Protestan untuk nanti kita ingin dapat masukan, gimana. Jangan sampai pembatasan dalam rangka libur Nataru ini mengurangi kekhusyukan dan makna ibadah Natal itu sendiri," imbuh Muhadjir.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X