Dunia di Ambang Siaga Omicron, Raksasa Farmasi AstraZeneca, Pfizer dan Moderna Berpacu Temukan Vaksin Terkuat

- 29 November 2021, 08:00 WIB
Latest strain alert.//Olah foto kolase doc - grafis DailyMail
Latest strain alert.//Olah foto kolase doc - grafis DailyMail /

GALAMEDIA - Para ilmuwan berpacu melawan waktu “merevisi” vaksin yang ada saat ini agar bisa meawan varian Covid baru yang menyebar dengan cepat.

Strain bernama Omicron yang ditetapkan sebagai varian kategori berisiko tertinggi oleh Organisasi Kesehatan Dunia itu, telah mencapai Inggris, Belgia, dan Kanada setelah ditemukan di Afrika Selatan.

Badan kesehatan PBB sempat memicu kepanikan usai memperingatkan bahwa bukti awal menunjukkan mutasi teranyar Covid memiliki peningkatan risiko infeksi ulang dan lebih menular daripada jenis lainnya.

Baca Juga: Profil dan Biodata Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz Putra Ustaz Arifin Ilham yang Meninggal Dunia

Ilmuwan Inggris sebelumnya mengatakan Omicron bisa jadi resisten terhadap vaksin.

Menteri Kesehatan Sajid Javid yang melarang penerbangan dari Afrika Selatan, Botswana, Lesotho, Eswatini, Zimbabwe dan Namibia kemarin, mengatakan ada 'keprihatinan internasional yang besar' terkait mutasi terbaru virus Covid.

Dikutip Galamedia dari DailyMail, pekan ini, menanggapi perkembangan terakhir Omicron, sejumlah perusahaan farmasi menyatakan mereka mulai merevisi vaksin agar adaptif dengan kemampuan melawan varian baru.

Baca Juga: Mengapa Omicron Begitu Menakutkan? Ini 7 Fakta Virus Baru Gabungan SEMUA Mutasi Terburuk Alpha, Beta dan Delta

AstraZeneca bekerja sama dengan Universitas Oxford mengklaim telah mengembangkan vaksin yang memungkinkannya merespons cepat varian baru.

Halaman:

Editor: Mia Fahrani

Sumber: dailymail


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X