Logee Ikut Andil Perluasan Transformasi Digital Logistik Pelabuhan Indonesia

- 10 Januari 2022, 21:41 WIB
 Chang Ho Song, Deputy General Manager TPK Koja, Senin, 10 Januari 2022.
Chang Ho Song, Deputy General Manager TPK Koja, Senin, 10 Januari 2022. /

GALAMEDIA - Transformasi digital Indonesia di sektor logistik semakin berkembang dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2022, pertumbuhan logistik diharapkan bangkit kembali setelah terjadinya pandemi Covid-19 hingga 2021.

Pengelolaan pengurusan impor dan ekspor secara digital sudah dibangun di beberapa terminal peti kemas guna mendukung kemudahan layanan mandiri bagi para pelaku usaha PPJK (Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan).

“Kami membuka kerjasama melalui integrasi sistem billing TPK Koja kepada para inovator platform, salah satunya Logee Port, untuk mengembangkan solusi percepatan pengurusan kontainer hingga pencarian armada di dalam satu pintu menuju smart terminal untuk TPK Koja”, ujar Chang Ho Song, Deputy General Manager TPK Koja, Senin, 10 Januari 2022.

Baca Juga: Aktivis Ini Serang Ferdinand: Brengsek Lo, Sudah Pantas Seperti Mu itu Dikandangkan

Laporan terbarunya Pelindo mencatat, peningkatan kinerja trafik peti kemas di kuartal III-2021 sebesar 12,4 juta TEUs atau naik 6,9 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar 11,6 juta TEUs.

Melihat perkembangan pesat impor dan ekspor di Indonesia, PT Telkom Indonesia sebagai BUMN teknologi terbesar di tanah air memiliki tanggung jawab mendigitalisasi segala industri, termasuk transportasi logistik.

Melalui Logee Trans, Telkom mengembangkan produk digital Logee Port yakni platform B2B (perusahaan ke perusahaan) yang terintegrasi terminal peti kemas untuk mempertemukan supply-demand pengurusan kontainer di pelabuhan terminal peti kemas.

Baca Juga: Irwansyah dan Tengku Wisnu Terseret-seret Kasus Tendangan Sesajen di Gunung Semeru

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah