Habib Kribo Berkoar Lagi, Bandingkan Pelacur yang Jual Kehormatannya dengan Ulama yang Jual Agama

- 24 Januari 2022, 17:26 WIB
Zen Assegaf alias Habib Kribo.
Zen Assegaf alias Habib Kribo. /Tangkapan layar YouTube./
GALAMEDIA - Zen Assegaf atau yang lebih populer dengan sebutan Habib Kribo, kembali berkoar mengenai jalan pemikirannya.
 
Melalui kanal YouTube pribadinya, Habib Kribo kini berkoar mengenai perbandingan antara Pelacur dengan Ulama.
 
Melalui sebuah konten video, Habib Kribo memberikan perbandingan antara pelacur dengan ulama yang menjual agama.
 
 
Menurut Habib Kribo, seorang pelacur yang menjual kehormatannya masih lebih mulia dan terhormat dibadingkan dengan Ulama yang menjual agama demi dunia.
 
"Seorang Pelacur yang menjual kehormatannya masih lebih mulia dan terhormat dibadingkan dengan Ulama yang menjual agama demi dunia," jelasnya seperti dikutip GalamediaNews.com dari kana YouTube HABIB KRIBO, Senin 24 Januari 2022.
 
Seperti diberitakan, Habib Kribo menjadi perbincangan publik usai diduga menghina bangsa Arab beberapa waktu lalu.
 
 
Pernyataan Habib Kribo yang diduga menghina bangsa Arab itu viral di media sosial dan diunggah oleh puluhan akun. Salah satu yang mengunggah nya adalah akun Twitter @Endriyw.
 
Dalam video singkat yang viral, Habib Kribo menyoroti bangsa Arab. Akan tetapi, belum diketahui pasti pernyataan Habib Kribo tersebut ditujukan untuk siapa.
 
Bahkan, kata Habib Kribo, Islam di tanah Arab masih jauh dari kesempurnaan.
 
“Islam disana masih jauh dari kesempurnaan, jadi jangan sok islami lah,” kata dia.
 
 
Sontak saja pernyataan Habib Kribo terkait bangsa Arab itu menuai kontroversi di kalangan publik hingga muncul tagar #TangkapZeinKribo yang menjadi trending topic di Twitter hari ini, Rabu, 12 Januari 2022.
 
“#TangkapZeinKribo menyebar kebencian dan sara....” kata @Adra_silent.
 
“Mustahil seorg muslim menghina bangsa asal nabinya sendiri.. #TangkapZeinKribo #TangkapZeinKribo,” tulis @papa_loren.***

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x