UM Bandung Mewisuda 264 Sarjana, Rektor: Tonjolkan Daya Saing dan Keahlian untuk Kurangi Pengangguran

- 14 Mei 2022, 18:40 WIB
UM Bandung Mewisuda 264 Sarjana, Rektor: Tonjolkan Daya Saing dan Keahlian untuk Kurangi Pengangguran./Darma Legi/Galamedia
UM Bandung Mewisuda 264 Sarjana, Rektor: Tonjolkan Daya Saing dan Keahlian untuk Kurangi Pengangguran./Darma Legi/Galamedia /

GALAMEDIA – Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) menggelar kegiatan wisuda ke-2 tahun akademik 2021/2022 secara luring di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung, Jalan Sukarno Hatta, Kota Bandung, Sabtu, 14 Mei 2022.

Pada wisuda kali ini UM Bandung meluluskan 264 sarjana yang berasal dari empat fakultas: Fakultas Sains dan Teknologi sebanyak 46 orang, Fakultas Sosial dan Humaniora sebanyak 47 orang, Fakultas Agama Islam sebanyak 76, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis 95 orang.

Dalam sambutannya, Rektor UM Bandung Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., IPU. mengatakan, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para lulusan perguruan tinggi saat berada di tengah-tengah masyarakat.

Bahkan tak sedikit munculnya kritik tajam terhadap oknum ilmuwan yang tega menggadaikan integritas keilmuannya untuk berbagai kepentingan.

Baca Juga: Salurkan Bantuan Kepada Santri dan Masyarakat, Kang Ace: Jadi Stimulus Ekonomi untuk Mandiri

Misalnya, demi jabatan, politik, dan kekuasaan dibandingkan dengan mengaspirasikan suara dan kepentingan masyarkat.

”Hal tersebut harus menyadarkan kita untuk meneguhkan kembali mandat kita sebagai ilmuwan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat demi kesejahteraan masyarakat. Dengan tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan,” ucap Herry.

Rektor berharap para lulusan selalu meneguhkan karakter kesarjanaan transformasional (transformational scholarship), yaitu kesarjanaan yang visioner, menginspirasi, mampu beradaptasi, berpikiran terbuka, dan progresif untuk mewujudkan bangsa yang berkemajuan.

Perkembangan revolusi industri 4.0 akan menjadi tantangan krusial dalam menentukan jumlah lapangan kerja.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x