Dalam Sehari, Dishub Kota Bandung Operasi 50 Kendaraan yang Dicabut Pentil

- 4 November 2019, 17:28 WIB

DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Bandung terus melakukan Operasi Cabut Pentil (OCP) dalam menertibkan parkir liar. Pasalnya, parkir liar menjadi salah satu penyebab kemacetan di Kota Bandung.

Dalam memaksimalkan operasi tersebut, Dishub Kota Bandung membagi tim OCP menjadi dua, yakni di area barat dan timur Kota Bandung.

Kabid Pengendalian dan Ketertiban Trasportasi Dishub Kota Bandung, Asep Kuswara mengatakan meski telah digencarkannya operasi OCP, namun aktivitas parkir liar tetap terjadi.

"Jika seandainya ada yang mengarahkan untuk parkir di suatu tempat, maka itu merupakan parkir sembarangan atau liar (ilegal)," ungkapnya di Kawasan Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Senin (4/11/2019).

Menurutnya salah satu yang masih membandel, yakni parkir liar yang masih beroperasi di area Tamansari. Pasalnya berdasarkan laporan masyarakat, masih banyak juru parkir yang memanfaatkan trotoar.

"Kami meminta jangan parkir sembarangan apalagi di trotoar, karena bukan tempat parkir tapi untuk pejalan kaki," katanya.

Asep menjelaskan, ciri-ciri jukir liar di antaranya meminta uangnya terlebih dahulu dan tanpa memberikan karcis. Karena jika jukir legal atau resmi maka mempersilahkan untuk menggunakan tempat, dan memberikan karcis.

Lebih jauh, ketika melaksanakan operasi OCP, dalam sehari pihaknya menemukan 50 kendaraan yang melanggar baik roda empat dan dua. Pihaknya juga mencatat ada sebanyak 10-15 jukir liar, termasuk yang nomaden atau tidak menetap di satu tempat.

"Tolong parkir itu yang benar karena sudah mengeluarkan uang, tadi pagi juga ada melaporkan diminta Rp35 ribu, padahal khusus kendaraan roda empat minimalnya Rp10 ribu. Entah uang itu kemana, kami juga tidak tahu, sudah merugikan negara juga merugikan orang lain," jelasnya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X