Detergen Sumber Pencemaran Sungai Sangat Tinggi di Wilayah DKI Jakarta

- 8 November 2019, 18:28 WIB

GURU Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Prof Ety Riani mengatakan, pencemaran sungai di wilayah DKI Jakarta sangat tinggi terutama berasal dari limbah domestik rumah tangga, salah satunya detergen.

"Saya kira hampir semua sungai di Jabodetabek kandungan limbah detergennya sangat tinggi," kata Prof. Ety di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Melihat temuan gumpalan busa menyerupai 'salju' di Banjir Kanal Timur (BKT) di Ujung Menteng, Jakarta Timur, akibat detergen yang sudah lama mengendap di dasar sungai, menurut Ety, sangat bisa terjadi karena kandungan detergen yang ada di sungai.

"Bisa, tapi karena sungai biasanya langsung terbawa ke laut," katanya.

Prof. Ety mengatakan, ada 13 sungai di wilayah DKI Jakarta yang bermuara ke Teluk Jakarta. Setiap sungai membawa bahan pencemar dari hulu sampai hilir.

Salah satu sungai yang ditelitinya cukup lama adalah Sungai Ciliwung dengan mengukur kandungan limbah nitrat dan nitrit amonia, kemudian fenol dan detergen.

"Detergen itu sampai 900 kilogram per hari beban pencemarannya, berasal dari limbah domestik. Begitu sampai di Jakarta beban pencemarannya sudah jadi ton," katanya.

Ia mengatakan, hasil penelitiannya mengungkapkan tingkat pencemaran di wilayah hulu Sungai Ciliwung seperti Puncak masih rendah. Pencemaran makin tinggi setelah sampai di hilir.

"Di Kota Bogor pencemaran Sungai Ciliwung sudah tinggi. Begitu sampai arah Jakarta makin tinggi," katanya.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X