Dua Warga Yogyakarta Dinobatkan Jadi 'Orang Tua Hebat 2019'

- 8 November 2019, 21:00 WIB

WARGA Kota Yogyakarta, Supriyadi dan Paryanti meraih prestasi yang membanggakan yaitu dinobatkan sebagai satu dari 32 orang tua dari 34 provinsi di Indonesia, yang mendapat anugerah “Orang Tua Hebat 2019” dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Saya yang semula mengajukan saat ada informasi seleksi Orang Tua Hebat dari kementerian. Saya, sebagai anak merasa tertarik dan ingin agar orang tua juga bisa meraih penghargaan,” kata Miftahudin Nur Ihsan di Yogyakarta, Jumat (8/11/2019).

Penghargaan Orang Tua Hebat 2019 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut diserahkan di Balai Kartini Jakarta pada Rabu (6/11/2019).

Menurut dia, kedua orang tuanya mampu memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Orang Tua Hebat, di antaranya mampu melakukan pendidikan, pengasuhan, dan bimbingan kepada anak sehingga anak mendapat prestasi akademik, prestasi sesuai minat dan bakat, serta mampu melakukan pembiasaan sikap yang baik kepada keluarga dan membentuk anak berkarakter.

“Saya kira, kedua orang tua saya patut dijadikan panutan. Apalagi, kami berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Masuk sebagai penerima KMS,” katanya.

Meskipun mengalami keterbatasan ekonomi, namun Ihsan menyebut bahwa hal itu tidak menjadi penghalang bagi kedua orang tuanya untuk terus mendorong keempat anaknya untuk memperoleh pendidikan setinggi-tingginya tanpa membuat anak merasa terpaksa atau tertekan.

Keempat anak dari pasangan Orang Tua Hebat 2019 tersebut menorehkan prestasi akademik dan non akademik yang cukup gemilang.

Ihsan saat ini tercatat sedang mengikuti pendidikan S2 MBA melalui beasiswa LPDP di Magister Manajemen UGM. Selain itu, selama berkuliah S1 di UNY, Ihsan tercatat memenangkan 13 penghargaan karya tulis ilmiah tingkat nasional dan saat ini pun merintis usaha batik tematik dengan merk “Smart Batik Indonesia”.

Batik produksinya sudah memenangkan sejumlah penghargaan di antaranya dari Kementerian Perindustrian, Bekraf, dan UNESCO untuk creative youth pada 2018.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X