Pertama dalam 26 Tahun, Tahta Krisan Gelar Parade Ratusan Ribu Warga Jepang Sambut Kaisar Baru

- 11 November 2019, 14:32 WIB

Ditunda sejak Oktober menyusul sapuan topan Hagibis di sebagian wilayah Jepang, warga Negeri Sakura akhirnya menyambut kaisar baru Naruhito dan Putri Masako dalam parade nasional di ibu kota  Tokyo kemarin. Dikutip dari DailyMail, parade diawali dengan  mendengarkan lagu kebangsaan Kimigayo di Imperial Palace. Berlangsung khidmat, prosesi berjalan lancar dengan sejumlah larangan ketat bagi mereka yang hadir.

Selfie, banners, “penampakan botol” hingga teriakan tak diperkenankan selama upacara berlangsung. Baru setelah salah satu penguasa monarki di dunia itu menaiki mobil khusus dan keluar dari area istana, sambutan gegap gempita pun pecah. Ratusan ribu warga berdiri di sepanjang jalur yang dilalui. Dan dengan mematuhi semua aturan, parade pun dilakukan tanpa halangan bahkan sangat mungkin menjadi yang paling tertib.

Here comes the emperor.

Disambut gegap gempita.

Keamanan sangat ketat juga diterapkan pihak kepolisian dengan 40 pos pemeriksaan. Di sejumlah zona larangan selfie dan teriakan berlebihan juga diberlakukan. Selain itu demi ketertiban warga di apartemen bertingkat  di sepanjang jalan juga disarankan untuk tidak menyaksikan parade melalui melihat jendela ataupun berdiri di balkon.

Dijadwalkan Oktober lalu, parade yang sangat ditunggu ini ditunda menyusul bencana yang menewaskan lebih dari 90 warga dan ribuan rumah terendam banjir atau rusak. Naruhito menggantikan ayahnya Akihito pada 1 Mei setelah turun tahta dan resmi naik takhta dalam upacara di istana bulan lalu. Parade dimulai dari Istana Kekaisaran diiringi lagu kebangsaan Kimigayo yang dimainkan marching band.

Halaman:

Editor: Mia Fahrani


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X