Hari Aksara Internasional Momentum Berantas Buta Huruf

- 14 November 2019, 20:46 WIB

HARI Aksara Internasional atau International Literacy Day menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat soal pentingnya membaca dan mendorong sejumlah pihak guna memberantas buta huruf.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Halaman Pendopo Kab. Garut, Kamis (14/11/19).

"Hari Aksara adalah momentum untuk mengingatkan kembali masyarakat agar melek huruf dan gemar membaca, membaca, dan membaca," ujar Uu.

Uu menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar terus berupaya meningkatkan minat membaca pada masyarakat. Di antaranya, dengan menghadirkan "Kolecer" (Kota Literasi Cerdas) dan "Candil" (Maca Dina Digital Library). Kolecer sendiri, ungkap Uu, sudah disebar ke-27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

"Melalui inovasi, Kolecer bisa ditempatkan di mana saja. Kalau di desa, Kolecer bisa ditempatkan di balai desa, sedangkan di perkotaan bisa di taman," ungkapnya.

Sedangkan Candil, lanjut Uu, merupakan e-Library yang menyediakan lebih dari 500 judul e-Book. Jumlah tersebut akan terus bertambah setiap tahunnya. "Inilah inovasi untuk memperkuat budaya literasi di Jawa Barat," ucap Uu.

Salah satu cara menghindari berita bohong atau hoaks, menurut Uu, yaitu dengan meningkatkan literasi. "Dengan membaca, kita mendapatkan ilmu, pengetahuan. Seseorang bisa sukses dengan banyak membaca. Membaca itu penting," tegasnya.

Pemprov Jabar pun, tambah Uu, tengah berupaya memberantas buta huruf Alquran dengan menggagas sejumlah program, seperti Magrib Mengaji dan Satu Desa Satu Hafidz (Sadesa). Program yang diluncurkan untuk meningkatkan pengetahuan agama, khususnya pada generasi muda ini, bekerja sama dengan para kiai, ulama, dan ormas Islam.

"Pendidikan agama jangan ketinggalan karena itu bagian dari pendidikan karakter,” tegas Uu.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X