Pemerintah Terbitkan Sukuk Negara Senilai Rp1.221 Triliun Hingga November 2019

- 16 November 2019, 21:00 WIB

PEMERINTAH telah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara senilai Rp1.221 triliun sejak tahun 2008 hingga 14 November 2019 yang sebagian berkontribusi untuk pembiayaan infrastruktur di Tanah Air.

"Kami tidak berhenti pada nominal tetapi terus berinovasi dengan menerbitkan financing sukuk sejak 2012," kata Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Pengelolaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Dwi Irianti Hadiningdyah dalam Green Sukuk Investor Day di Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Menurut dia, sejak tahun 2013 pemerintah membangun 2.211 proyek infrastruktur di 34 provinsi di Tanah Air yang dibiayai dari hasil penawaran sukuk dengan nilai pembiayaan mencapai Rp90,9 triliun.

Ia menjelaskan,  proyek financing sukuk itu untuk membiayai proyek jalan dan jembatan di 30 provinsi, pengembangan dan revitalisasi asrama haji di 24 kabupaten/kota, serta pengembangan dan pembangunan 32 madrasah.

Selain itu, pembangunan jalur kereta api di Jawa, Trans Sumatera, dan Sulawesi, serta modernisasi jalur kereta di Stasiun Manggarai, Jakarta.

Pembangunan dan rehabilitasi 701 kantor urusan agama dan manasik haji, pembangunan tiga taman nasional di Baluran, Gunung Gede Pangrango, dan Aketajawe Lolobata/Halmahera.

Infrastruktur lainnya, lanjut dia, pembangunan 328 sumber daya air, pembangunan dan pengembangan gedung perkuliahan di 54 kampus dan tiga laboratorium.

Pemerintah, kata dia, mendorong semangat generasi muda untuk menjadi investor sukuk negara karena investasi diarahkan untuk pembangunan berkelanjutan.

Salah satunya untuk proyek yang dianggap ramah lingkungan, kata dia, yakni jalur kereta di Stasiun Manggarai, karena mendukung pergeseran moda transportasi dari kendaraan pribadi menjadi angkutan massal.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X