Pergi Bertapa Malah Ditemukan Jadi Mayat

- 17 November 2019, 22:58 WIB

DINDIN (45), warga Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di sekitar daerah perkebunan di wilayah Kecamatan Cilawu, Minggu (17/11/2019). Sebelum ditemukan meninggal, Dindin sempat pamit kepada keluarganya untuk bertapa di gunung.

Danramil Cilawu, Kapten Inf. Edi Subekti, mengatakan, awalnya pihaknya menerima informasi terkait penemuan mayat dengan jenis kelamin laki-laki di wilayah hutan yang  berjarak sekitar 5 kilometer dari perkebunan Dayeuhmanggung.  

"Lokasi penemuan mayat tepatnya berada di wilayah kehutanan Blok Cigugula, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut," ujarnya, Minggu (17/11/2019).

Menurut Edi, dari hasil pemeriksaan diketahui jika mayat tersebut adalah Dindin, warga Kampung Cibulakan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.  Sebelum ditemukan meninggal, terang Edi, pihak keluarga dengan dibantu warga sekitar sempat melakukan pencarian terhadap korban.  

"Dari informasi yang kita terima, korban ini telah meninggalkan rumah selama 19 hari. Ia diduga mengalami gangguan jiwa. Kesehariannya di rumah dan banyak diam juga mengurung diri," ucapnya.

Edi menyebutkan, saat ini jenazah korban sudah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarganya untuk selanjutnya di makamkan.

Kanit Identifikasi Satreskrim Polres Garut, Bripka Aef menyebutkan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan. Kendati begitu diakuinya, pihaknya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya korban karena harus dilakukan visum menyeluruh.

"Berdasarkan keterangan yang kita terima dari pihak keluarga korban, Dindin ini memang memiliki penyakit jiwa. Dan sebelumnya, ia juga sempat pamit ke keluarganya untuk bertapa di gunung," katanya.

Namun selang seminggu usai pamit untuk bertapa, lanjut Aef, Dindin pun tak kunjung kembali pulang ke rumah, sehingga pihak keluarganya merasa cemas. Dengan dibantu warga dan tetangga sekitar, pihak keuarga pun kemudian melakukan pencarian.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X