Bunga Tebuya di Surabaya Mulai Bermekaran, Serasa di Negeri Sakura

- 18 November 2019, 19:48 WIB

BUNGA Tabebuya (Chrysotricha) berwarna kuning, merah muda, dan putih tampak menyerupai bunga Sakura asal Jepang bermekaran di sepanjang jalan protokol Kota Surabaya, Jawa Timur, sepanjang November ini.

"Tahun ini agak mundur, karena cuaca yang kurang bersahabat. Tahun lalu Oktober sudah mekar semua," kata Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Hendri Setianto, di Surabaya, Senin (18/11/2019).

Dia menjelaskan Tabebuya ditanam di pinggir-pinggir jalan sejak 10 tahun lalu. Tiap tahun jumlahnya diperbanyak dan hingga kini sedikitnya tujuh ribu tanaman Tabebuya berdiri di sepanjang ruas jalan protokol.

Alasan Pemkot Surabaya memilih tanaman Tabebuya di tanam di pinggir jalan, lanjut dia, karena dari segi kualitas bunganya menarik dan pohonnya cepat tumbuh besar.

Selain itu, lanjut dia, tanaman tersebut tetap tumbuh dengan baik terhadap iklim apapun.

"Untuk perawatan, tidak ada kesulitan. Empat bulan sekali kita kasih pupuk," ujarnya.

Untuk kegiatan perawatan, Hendri mengaku hanya melakukan penyiraman dan memberikan pupuk secara reguler. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yang dihasilkan dari proses pengomposan sampah.

"Dari kegiatan perantingan pohon, kita manfaatkan untuk kompos. Untuk tanaman-tanaman yang ada di taman, kita sudah kurangi penggunaan pupuk kimia, beralih ke organik," katanya.

Ia menyebut pada 2020, Pemkot Surabaya menambah sekitar 500 pohon Tabebuya. Tanaman Tabebuya yang ditanam, berdiameter 8-10 centimeter dengan ketinggian tiga meter. Pohon yang ditanam rata-rata sudah berusia empat tahun ke atas.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X