Tersangka Kasus Suap Meikarta Muncul di YouTube Sampaikan Fakta Sebenarnya

- 1 Desember 2019, 16:06 WIB
Bartholomeus Toto /liputan6

MANTAN Presiden Direktur PT. Lippo Cikarang Tbk Bartholomeus Toto, sudah dijadikan tersangka dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap perizinan proyek Meikarta. Penetapan Toto sebagai tersangka merupakan pengembangan dari persidangan sebelumnya.

Beberapa hari setelah menjalani penahanan oleh KPK, Toto muncul di video sebuah akun vlog YouTube dan berbicara panjang lebar soal kasus suap Meikarta dan penahan dirinya. Akun vlog YouTube dengan tiga video itu diunggah pada Sabtu (29/11/2019).

Toto berbicara di video mengenakan kemeja lengan panjang warna biru. Terdapat tiga video, yang pertama berjudul "Toto dan Meikarta". Kemudian video kedua berjudul "Babak Baru kKasus Meikarta Episode Rekayasa" dan video ketiga dengan judul "Bedah Kasus Kenapa Saya Ditersangkakan".

Dalam video pertama, Toto berbicara KPK telah menuduh dirinya memberikan uang suap sebesar Rp 10,5 miliar kepada mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, untuk memuluskan proyek perizinan Meikarta, yaitu Izin Pengunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT).

"Tujuan dan alasan membuat Vlog, agar anak-anak saya, keluarga besar, kerabat dan teman-teman supaya mengetahui fakta sebenarnya yang terjadi dan prinsip-prinsip yang sayaya kini," ujar Toto dalam video tersebut.

Begitu juga, teman-teman sesama profesional, kata Toto, khususnya para eksekutif dan komunitas Jepang. Serta siapapun yang bekerja dan melakukan investasi di Indonesia supaya mengetahui risiko-risiko yang bisa terjadi.

"Selain itu, video juga untuk menjaga nama baik almarhum orang tua saya, yang sudah mendidik saya untuk selalu jujur, terus berjuang tanpa kompromi, menjunjung kebenaran, dan senantiasa berserah kepada Tuhan," tuturnya lagi.

Toto meyampaikan, sebelum mengundurkan diri dari PT. Lippo Cikarang Tbk, dirinya bekerja di lingkungan Lippo Grup sudah hampir 30 tahun lamanya. Sejak lulus kuliah karirnya diawali dengan bekerja di Lippo Bank sebagai seorang account officer.

Lalu setelah menjabat berbagai macam posisi, sampai akhirnya Toto menjabat salah satu direksi di Lippo Bank. Dalam video itu juga Toto menjelaskan, selama 26 tahun, hampir 90 persen karir dirinya di bidang perbankan khususnya di bidang teknologi operasional di cabang-cabang.
Kontribusi terakhir diperbankan, Lippo Grup mendirikan Ovo Bank yang izin e-moneynya digunakan Ovo. Pada tahun 2016, melalui RUPS Luar Biasa (LB), dirinya diangkat menjadi Presiden Direktur PT. Lippo Cikarang Tbk.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X