ADB Beri Pelatihan Ketenagakerjaan ke Warga KBB

- 2 Desember 2019, 19:10 WIB

ASIAN Development Bank (ADB) memprogramkan pelatihan ketenagakerjaan kepada 100 warga Kabupaten Bandung Barat lulusan SMA/SMK yang berusia 19-29 tahun. Rencananya akan dilaksanakan Januari 2020 selama 5-10 hari.

"Sasarannya lulusan SMA/SMK yang sama sekali belum bekerja dan sampai sekarang masih menganggur. Jumlah pesertanya dibagi rata, pria dan perempuan," kata Career Counseling Training ADB, Steven Schimdt dari JobStart Team, di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah (2/12/2019).

Steven menerangkan, program ini sudah diterapkan di Filipina tahun 2015 dan dijadikan program pemerintah tahun 2016. Dipandang berhasil karena mampu menyerap 70 persen peserta pelatihan terserap lapangan kerja.

"Program ini berupa pengembangan life skill berupa pengembangan kemampuan diri. Seperti bagaimana membuat curriculum vitae (CV) untuk melamar pekerjaan, sampai bagaimana mengelola gaji setelah diterima kerja," tuturnya.

Baru setelah itu, lanjutnya, dilaksanakan job matching dengan perusahaan. Pelatihan ketenagakerjaan disesuaikan dengan skill pekerja yang dibutuhkan perusahaan.
Di Indonesia, baru diterapkan di Kabupaten Bandung Barat dan Makassar. Khusus Bandung Barat penanganan masalah pengangguran juga melalui program Skill Development Center (SDC).

"Dijadikannya Kabupaten Bandung Barat sebagai pilot project program ADB ini atas rekomendasi Bappenas. Dinilai sebagai kabupaten yang paling serius dalam mengurangi angka pengangguran," kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Bandung Barat, Iing Solihin.

Bagi Kabupaten Bandung Barat dengan adanya program dari ADB akan semakin mempercepat pengentasan pengangguran. Sekretaris Eksekutif Apindo Kabupaten Bandung Barat, Yohan Octavianus menyambut positif program ketenagakerjaan yang digulirkan ADB di Bandung Barat. Membantu perusahaan dalam pemenuhan kebutuhan pekerja yang sesuai kriteria.

"Hanya saya memberi masukan peserta pelatihannya harus yang betul-betul sedang mencari pekerjaan. Jangan sampai ketika sudah masuk perusahaan, malah mengundurkan diri," kata Yohan.

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X